Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini mengunggah gambar kartun soal Batik dengan tulisan " Batik adalah sumbangsih Indonesia kepada kebudayaan dunia.
Namun uniknya di dalam gambar kartun muncul aksi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang tengah memotret.
Dilihat dari akun Instagram @jokowi, gambar kartun yang diungggah menunjukkan foto suasana masyarakat dengan batik. Seperti ada yang tengah membatik, mencelup batik hingga ada yang tengah berpose menggenakan batik.
Dari gambar kartun yang diunggah Jokowi, terlihat kartun Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang tengah beraksi memotret. Di depan Basuki, terlihat anak kecil juga tengah mengarahkan gaya kepada seorang perempuan yang berpose mengenakan batik.
Selain itu, di dalam gambar kartun tersebut juga muncul kucing oren yang kembali meramaikan poster yang diunggah Jokowi. Kucing oren tersebut tampak dikerubungi sejumlah anak ayam.
Lalu di postingan Jokowi juga terlihat sarang burung beo yang ditulis "Sarang Beo".
Dalam unggahannya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan batik Indoneia merupakan warisan kemanusiaan yang telah diakui oleh UNESCO.
Batik kata Jokowi juga dipakai masyarakat baik untuk sehari-hari hingga perhelatan resmi dan panggung fesyen.
"Batik Indonesia adalah warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi yang diakui oleh UNESCO. Batik dengan aneka corak dan warna digunakan masyarakat dalam berbagai suasana, dari perhelatan resmi, panggung fesyen, hingga kehidupan sehari-hari," tulis Jokowi yang dikutip Suara.com, Senin (21/11/2022).
Baca Juga: Titip Pesan ke Capres dan Cawapres, Jokowi: Kalau Bisa Suasana Politik 2024 Itu Adem, Jangan Panas
Bahkan Jokowi menyebut para pemimpin negara G2O juga mengenakan batik di acara jamuan makan malam dI Bali.
"Para pemimpin negara G20 juga mengenakan batik saat menghadiri jamuan makan malam di kawasan Garuda Wisnu Kencana, Bali, Selasa 15 November lalu. Batik-batik itu menjadi cinderamata Indonesia untuk tamu-tamu penting kita," papar dia.
Jokowi juga menjelaskan soal warna batik di dalam unggahannya.
"Yang merah dicelup dengan pewarna dari buah mengkudu di Lasem, yang biru diwarnai dengan tanaman indigo di Pekalongan, dan warna cokelat dari tanaman soga yang dikerjakan di Solo/Yogyakarta. Batik adalah sumbangsih Indonesia untuk kebudayaan dunia," tandasnya.
Unggahan Jokowi pun menuai beragam komentar netizen. Netizen ramai-ramai menyoroti aksi Menteri Basuki yang tengah memotret hingga kucing Oren.
"Pak basuki megang kamera," tulis akun @ikspartawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK