Wakil Ketua Komisi V DPR RI Roberth Rouw tengah disorot publik dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kepala BMKG dan Kepala Basarnas. Pasalnya, saat sedang memimpin rapat dan kemudian terjadi gempa, ia justru tertawa ngakak.
Sikap dari Roberth Rouw ini kontan menuai kritik pedas dari publik. Ia dinilai menganggap enteng gempa yang bahkan menewaskan nyawa ratusan warga di Cianjur, Jawa Barat.
Momen ketika Roberth Rouw tertawa ngakak saat terjadi gempa di Cianjur terekam oleh kamera karena rapat tersebut ditayangkan secara live di kanal YouTube Komisi V DPR RI Channel.
Dalam tayangan tersebut, Roberth Rouw terlihat tertawa ketika menyadari ada guncangan gempa.
"Gempa. Ini BMKG bikin gempa ini," tutur Roberth sambil tertawa ngakak.
Jika dihitung, salah satu kader dari fraksi Partai NasDem ini cukup lama tertawa-tawa.
Tawa dari Roberth ini agak mereda ketika Kepala BMKG Dwikorita Karnawati memberikan imbauan melalui pengeras suara. Dwikorita meminta agar peserta rapat bersembunyi di bawah meja jika terjadi gempa susulan.
"Mohon maaf, kalau ada gempa bersembunyi di bawah meja," ujar Dwikorita.
Bukan menanggapi serius imbauan dari Dwikorita, Roberth justru terlihat seperti menyepelekan apa yang diimbau oleh Kepala BMKG tersebut.
Baca Juga: Mendag Zulhas Sebut Sandiaga Uno Pemimpin Inspiratif dan Berdaya Juang Tinggi
"Iya. Ini lihat ini, harus ikut kepala BMKG. Iya, kepala Basarnas belum ikut. BMKG sudah langsung masuk meja," ucap Robert masih sambil tertawa.
Diduga karena mendapatkan respons kurang baik, Dwikorita lantas mencoba mengimbau kembali peserta rapat.
"Mohon izin sebentar, Bapak. Seandainya ada lagi mohon untuk masuk di bawah meja. Dan kalau sudah tenang sebaiknya kita keluar melalui pintu dibagi, yang sebelah sana pintu sana, sebelah sana pintu sana," kata Dwikorita.
Sikap dari Roberth Rouw ini lantas mendapatkan kritik pedas dari netizen. Melalui kolom komentar, beberapa netizen melayangkan kritik atas perilaku dari Roberth yang dirasa tidak beretika.
"RIP etika pimpinan rapat. Malah ketawa," ujar netizen.
"Blok!" imbuh netizen lain.
Berita Terkait
-
Dengar Laporan Ridwan Kamil Soal Korban Tewas Gempa Cianjur 162 Orang, Wapres Ma'ruf: Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun
-
TNI AD Kerahkan 1.000 Prajurit Bantu Penanganan Pasca Gempa Cianjur
-
Adik Dinar Candy Masih Hilang, Ini Cara Mengetahui Kondisi Korban Gempa Cianjur
-
Kampung Halaman Diguncang Gempa, Lesti Kejora: Mohon Pertolonganmu Ya Allah
-
Ucapan Belasungkawa bagi Korban Gempa Cianjur Mengalir dari Para Pemimpin Dunia
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas