Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul ikut menanggapi pernyataan Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang menyebut bahwa Megawati Soekarnoputri telah mengantongi nama calon presiden (capres). Menurut Bambang Pacul, hal tersebut dimungkinkan karena Puan merupakan putri tunggal dari Megawati.
"Karena Mbak Puan putrinya Bu Mega mungkin-mungkin saja (tahu nama yang sudah dikantongi), cuma belum diumumkan. Kalau kau tanya kapan, ya lagi-lagi saya tidak tahu," ujar Bambang di Kompleks Parlemen, Jakarta yang dikutip dari Warta Ekonomi-jaringan Suara.com, Rabu (23/11/2022).
Namu demikian, Bambang Pacul enggan menjawab pertanyaan terkait telah adanya kesepakatan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Megawati terkait capres. Ia pun tak mau berspekulasi soal hal tersebut
"Nanti kau tulis Bu Mega dan Jokowi sudah sepakat, kan susah saya. Seolah Pacul tahu keduanya, itu namanya cari penyakit," papar Bambang Pacul.
Menurut Bambang Pacul, PDIP masih menunggu momentum yang tepat untuk mengumumkan capresnya. Ia pun mengibaratkan seperti perhelatan Piala Dunia, dimana PDIP adalah tim yang paling ditunggu soal keputusannya.
"Sebagaimana World Cup hari ini, sama juga ketika tim, kita selalu menunggu tim, kita selalu menunggu yang hadir kalau bicara Olimpiade, karena terbukti itu adalah tim yang kuat, wajar," kata Bambang Pacul.
Lebih lanjut, Ketua Komisi III DPR itu menyebut PDIP merupakan partai pemenang Pemilu 2019, sehingga capres yang diusung pun tengah ditunggu-tunggu publik.
"Hari ini PDI Perjuangan kebetulan pemenang pada Pemilu 2019. Jadi kalau orang menunggu PDI Perjuangan misalnya, wajar. Bambang Pacul juga nunggu, ya nunggu, tapi kan kita juga tunggu perintah," sambung Ketua Komisi III DPR itu.
Sebelumnya, Ketua DPP PDIP, Puan Maharani meminta agar para kader sabar menunggu keputusan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait pemilu mendatang.
Baca Juga: Panas Dingin Koalisi Gerindra dan PKB, Prabowo-Cak Imin Sama-Sama Ngotot Jadi Capres
Hal tersebut dikatakan Puan usai makan bersama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Rumah Dinas Wali Kota, Loji Gandrung, Senin (21/11/2022).
Ketika disinggung soal balon pilpres 2024 mendatang dari PDIP, Puan mengatakan bahwa ketua umum sudah mengantongi namanya. Namun, hanya menunggu momen yang pas untuk mengumumkan.
"Pastilah ketua umum sudah mengantongi nama, PDIP partai yang siap kadernya. Ini masalahnya adalah saya melihatnya timing ketua umum. Boleh saja, kapan akan memutuskannya itu dilihat dari dinamika yang ada di lapangan. Apakah konsolidasi siap dilakukan, bagaimana dinamika tahun 2023 ekonomi yang katanya akan resesi dan lain-lain, kan pilpres masih 2024," tegas Puan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan