/
Sabtu, 26 November 2022 | 07:11 WIB
Panda Nababan (YouTube/ Total Politik)

Politisi senior PDI Perjuangan, Panda Nababan, menceritakan kisah lama dirinya saat menjadi penengah perseteruan antara mantan Menteri Koordinator Bidang Maritim Rizal Ramli dan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK).

Ketika Rizal Ramli dan Jusuf Kalla mengalami perseteruan, Panda Nababan mengaku pernah mencoba menjembatani keduanya. Ia mencoba mencari titik terang atas permasalahan antara dua tokoh tersebut.

Dalam dialognya di unggahan kanal YouTube Total Politik, Panda Nababan mengaku mendatangi kantor Rizal Ramli. Namun, bukan disambut dengan baik, ia justru mendapat teriakan dari Rizal Ramli.

"Aku coba, gue dihantam sama Rizal," ujar Panda  seperti dikutip Mamagini pada Sabtu (26/11/2022).

Rizal Ramli berteriak keras di depan para staf saat Panda Nababan datang. Ia tersebut menyebut politisi senior tersebut sebagai pembela Jusuf Kalla.

"Aku datang ke kantornya Rizal di Thamrin. Baru keluar dari kamar dia teriak 'Woi, pembela JK datang. Woi'. Bayangkan Menko di depan staf-staf nya 'Sudah datang Pembela Jusuf Kalla'," lanjut Panda.

Mendapat teriakan dari Rizal Ramli, Panda Nababan pun mengatakan bahwa dirinya akan pulang jika memang mantan Menko tersebut keberatan atas kedatangannya.

"Haduh Rizal, kalau kau nggak suka aku datang, ya pulang aku. Sampai begitu," kata Panda.

Dalam dialognya, Panda Nababan juga mengungkapkan jika dirinya juga mencoba mendatangi Jusuf Kalla. Namun, tetap sama, dirinya tidak bisa mendapatkan titik terang atas hubungan keduanya.

Baca Juga: Piala Dunia Grup A: Derita Qatar yang Sudah Pasti Tersisih di Rumah Sendiri

"Nah, JK aku coba juga mengapa kan," beber Panda.

Jusuf Kalla justru menyebut Rizal Ramli sebagai sosok yang tidak bisa memimpin.

"Aduh Panda, dia itu pandai tapi nggak bisa mimpin," kata JK.

Pada akhirnya, Panda Nababan pun mengatakan bahwa Rizal Ramli dan Jusuf Kalla memang tidak bisa disatukan lantaran keduanya tidak memiliki kecocokan.

"Dua-duanya udah nggak cocok," pungkasnya.

Load More