Namun, sejak perselingkuhan terjadi, anaknya juga harus kehilangan rumah itu, melihat ibunya menangis dan berteriak di depan ayahnya setiap hari. Anaknya pun tak berhenti menangis karena produksi ASI Amanda Zahra sempat terhambat. Selama dua bulan, ia pun tak bisa merawat anaknya seperti biasanya.
Saat Amanda Zahra menulis curhatannya itu, anaknya berusia 8 bulan dan seharusnya tumbuh dalam keluarga yang penuh kasih serta orang tua yang utuh.
"Tapi perbuatan kalian berdua telah mengubah hidupnya untuk selamanya. Bahkan jika aku memilih untuk bertahan, orang tua dan rumah anakku tak akan pernah sama lagi. Dia akan terus menyaksikan pertikaian, tangis, dan teriakan. Apakah kalian pernah kepikiran akan hal itu?" tanya Amanda Zahra.
Lewat catatan itu, ia mengaku tak serta merta menyalahkan suami dan selingkuhannya meskipun mereka memang bersalah.
"Aku bertengkar dengan suamiku setiap hari. Ini hanyalah caraku untuk menyadarkan kalian. Aku harap kalian tak mengulangi perbuatan semacam ini lagi, dan kalau ini tak melunakkan hati kalian, aku tak tahu lagi lewat cara apa hati kalian bisa tersentuh," tutup amanda Zahra.
Hingga Selasa (29/11/2022) sore, catatan Amanda Zahra itu telah disukai lebih dari 25 ribu pengguna Twitter. Berbagai doa dan dukungan diberikan warganet untuknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Salat Idul Adha di Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Lokal, BMKG Minta Warga Waspada
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Detik-detik Polisi di OKU Ditusuk saat Gerebek Bandar Narkoba, Operasi Berubah Mencekam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Kecelakaan Maut Innova Anggota DPR di Tol Paspro Diduga Akibat Microsleep