/
Selasa, 29 November 2022 | 18:25 WIB
Rizal Ramli [youtube]

Mantan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli blak-blakan menyebut alasan dirinya hanya 1 tahun menjabat sebagai menteri di periode pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Rizal Ramli menyebut alasannya adalah karena Wakil Presiden periode 2004-2009 dan 2014-2019, M Jusuf Kalla (JK) tidak menyukainya.

"Setahun, masalahnya ada dua JK memang terganggu sama saya dulu dia kan di kabinet sangat dominan lah. Begitu kita masuk berubah, pikiran kita yang akhirnya jadi kesimpulan rapat Jokowi," ujar Rizal Ramli. 

"Terus proyek dia kita potongin, dia kan banyak proyek macam-macam lah, pengen anaknya bikin tangki BBM di Merak sama Makassar suruh Pertamina yang bayar, saya bilang ngapain? kita itu beli BBM satu setengah juta barel setiap hari enggak usah pakai duit Pertamina, suruh aja pemasoknya bikin tangkinya, ini kan kayak mau dagang kerupuk."

Selain menguak alasan tersebut. Rizal juga mengukap rahasia terkait JK.

Saat diminta jadi menteri oleh Jokowi ia memberikan syarat agar dia tak perlu memberikan laporan ke Jusuf Kalla yang saat itu menjadi wakil presiden di pemerintahan Jokowi. 

"Tapi dengan syarat, saya enggak mau laporan-laporan sama pak JK, ditanya kenapa? JK biasanya dibisnisin pengetahuan yang di dalam," ungkap Rizal Ramli dalam perbincangan di Kanal YouTube Refly Harun. 

Menurut Rizal Ramli, JK sudah membisniskan informasi dari dalam istana sejak menjadi menteri Gus Dur. 

"Dulu kan si JK waktu menterinya Gus Dur sebagai menteri perdagangan dan Ketua Bulog dia bujuk untuk impor beras, dia kasih kemudian buat si Aksa [adik JK] buat import untungnya gede, Gus Dur baru tahu belakangan dipecat JK diganti Luhut Panjaitan, Ketua Bulog diganti sama Rizal Ramli," kata Rizal Ramli. 

Baca Juga: Live Streaming Ekuador vs Senegal Piala Dunia 2022, Link-nya Akses di Sini

"Jadi dia kalau punya info apa pasti dia didagangin," imbuhnya. 

Rizal Ramli sendiri hanya bertahan kurang lebih satu tahun di kabinet Jokowi periode pertama. 

Load More