/
Jum'at, 02 Desember 2022 | 09:24 WIB
Ria Ricis (Instagram/@)

Setiap ibu tentu saja memiliki panggilan sayang untuk buah hatinya, tak terkecuali halnya dengan YouTuber Ria Ricis

Selama ini, kepada sang anak Ria Ricis selalu menggunakan panggilan sayang yakni Mbak Moana

Tapi tampaknya, mulut tajam warganet tak pernah ada hentinya menghujat. Belum lama ini, Ria Ricis kena protes warganet usai memanggil anaknya dengan panggilan Mbak Moana. 

Beberapa warganet julid bahkan menyebut panggilan Mbak Moana terdengar seperti putri seorang asisten rumah tangga (ART).

Menanggapi hal itu, baru-baru ini akhirnya Ria Ricis buka suara terkait alasannya memanggil sang buah hati dengan nama Mbak Moana. 

"Moana jangan dipanggil mbak dong, kesannya baby anak ART. Panggil kakak aja biar nggak sama dengan mbak pengasuh. Lagian Moana bukan asli orang Jawa kok," kata Ria Ricis membacakan komentar warganet. 

Dikutip dari laman Matamata.com, Dia pun mengungkapkan alasannya memanggil Baby Moana dengan panggilan Mbak. Hal ini karena ayah Ria Ricis saat masih hidup suka memanggil nama cucu-cucunya dari Oki Setiana Dewi dengan panggilan Mbak. Bahkan Ricis juga dipanggil Mbak oleh almarhum.

Ricis juga mengakui kalau putrinya memang lebih banyak keturunan Sumateranya daripada Jawa. Karena memang hanya ayah Ricis saja yang asli orang Jawa.

Namun pemilihan panggilan sayang Ricis ke anak yakni Mbak Moana untuk mewakilkan sang ayah.

Baca Juga: Gaya Rambut Rizky Billar Saat Berada di Cianjur Curi Atensi, Tiru Model Cepmek?

"Aku tuh berandai-andai kalau papaku nggak bisa manggil Moana dengan sebutan Mbak, bisa diwakilkan sama aku gitu lo. Sama kayak papa manggil cucu-cucu yang lain dan juga manggil aku," jelas Ricis kepada warganet.

Menurut Ricis setiap orang punya panggilan kesayangan masing-masing buat anaknya termasuk dirinya yang ingin memanggil putrinya dengan sebutan Mbak.

Penjelasan Ria Ricis soal panggilan Mbak pun dibela oleh beberapa warganet. 

Banyak ternyata yang juga setuju dengan alasan Ria Ricis memanggil anaknya Mbak Moana. 

Menurut warganet, hal itu bukan masalah dan Mbak sendiri mengandung makna baik untuk setiap perempuan. 

"Mbak itu dalam bahasa Jawa bahasa sopan makanya sebel siapa yg awalnya mengidentikkan pembantu dg "embak" pembantu itu pekerjaan paling mulia, panggil mba siapa kek, namanya, jgn si mbak doank. Gara2 ini byk yg tersinggung dipanggil mba. Woiii mbak itu panggilan menghormati yg lebih tua, ngga rendah dama sekali," komentar warganet.

"Netizen sok iye. Mau mbak, mau kakak, mau ce ya terserah ibunya lah. Gak ikut kasih duit, gak ikut ngelahirin, gak ikut gedein, gak ikut kasih makan kok maunya berkontribusi di hidup orang. Udah bisa ngapain sih dia," komentar netizen lain.

"Kenapa dengan panggilan mbak hahh!!! gue orang jawa merasa tersinggung panggilan mbak merujuk ke pembantu.. mbak itu panggilan buat cewe2 yang lebih tua di Jawa knp jadi melenceng gitu hahhh !! duta wisata di provinsi kami juga bernama mas/mbak!! tolong lah netizen yg begitu pinter dikit napa!! jangan salahkan sepenuhnya kepada pemerintah mengapa negara ini belum maju ya krna sdmnya begitu, sdm mempengaruhi kemajuan suatu bangsa," kata warganet panjang lebar.

Load More