Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku hingga kini dirinya dimusuhi Ahoker, sebutan pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Pasalnya JK mengatakan dirinya dituding sebagai aktor di balik kekalahan Ahok dalam Pilkada DKI yang melawan Anies Baswedan.
Karena itu ia heran pendukung Ahok yang belum menerima kekalahan jagoannya di Pilkada DKI Jakarta. Sehingga JK menyebut hal tersebut sama saja tak paham demokrasi.
"Saya kadang-kadang ketawa juga. Apa itu, aneh juga ini keadaan, para Ahokers yang waktu itu kalah pemilu sampai sekarang masih marah, ya artinya tidak paham demokrasi," ujar JK saat berbincang bersama dengan filsuf sekaligus pengamat politik Rocky Gerung di kanal YouTube Rocky Gerung yang dikutip dari Suara Denpasar, Minggu (4/12/2022).
Diketahui, di Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu, Anies Baswedan yang berpasangan dengan Sandiaga Uno mengalahkan Basuki Tjahaja Purnama (Basuki) Ahok-Djarot Saiful Hidayat. Hasilnya pasangan Ahok-Djarot hanya meraih 42,04 persen suara. Sedangkan Anies-Sandi mendapat 57,96 suara.
Majunya Anies-Sandi sendiri memang tak lepas dari campur tangan JK. Di mana saat masih berada di New York, Amerika Serikat, JK yang menghubungi tokoh-tokoh Partai Gerindra dan PKS.
"Semua tahu saya dukung Anies dan dalam beberapa jam saja Gerindra dan PKS langsung dukung," papar JK.
Tak hanya itu, perihal Pilpres 2024, JK menuturkan dirinya terbuka dengan semua pihak. Bahkan kata JK, ia juga terbuka dengan kader Golkar dan partai lain.
"Airlangga datang ke sini konsultasi saya terima. Pak Prabowo mengundang kita datang, Muhaimin undang silaturahmi di Makassar saya terima," papar JK.
Sebelumnya, JK menyebut empat kriteria pemimpin Indonesia di Pilpres 2024. Pemilihan pemimpin kata JK tak boleh main-main.
Sebab, Indonesia adalah bangsa yang besar. Kriteria pemimpin versi JK yakni memiliki kriteria pemimpin yang kuat, memiliki pengalaman, memiliki tingkat kecerdasan serta intelektual yang baik serta rekam jejak yang baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Dilan Janiyar Skakmat Ratu Rizky Nabila, Tegas Tolak Tuduhan Gimik Pacaran
-
Naik Tipis, CIMB Niaga Raup Laba Rp6,93 Triliun
-
Ronald Koeman Jr Akhirnya Bahas Rumor ke Persib Bandung: Saya Terbuka, tapi...
-
17 Ide Caption Instagram Estetik untuk Bukber, Singkat tapi Bikin Postingan Makin Cantik
-
Profil Almeria, Klub Spanyol yang Dibeli Cristiano Ronaldo: Ada Pemain Maluku
-
Daftar Lengkap Tim Lolos 16 Besar Liga Konferensi Eropa Setelah Crystal Palace dan Fiorentina Menang
-
Bantai MU, Beckham Putra Mulai Bicara Peluang Persib Hattrick Juara Liga
-
Menelusuri Ruang Kreasi dan Uji Coba di Balik Lahirnya Inovasi F&B Modern
-
Persib Hajar Madura United 5-0, Igor Tolic Soroti Kunci Kemenangan
-
Skenario Hasil Undian Babak 16 Besar Liga Champions: Arsenal Bisa Jumpa Manchester City