Di media sosial, beredar sebuah video yang memperlihatkan suasana jembatan Suramadu di tahun 2008. Video tersebut tampak diambil dari dalam sebuah mobil yang tengah melintas.
Selain menampakkan pemandangan jembatan Suramadu, terlihat juga beberapa mobil melintas, dan kebanyakan merupakan model lama. Kemudian, terdengar juga suara anak kecil yang berkata, "Inilah Suramadu!"
Sepintas, tak ada yang aneh dengan video tersebut. Tapi masalahnya, video tersebut secara misterius muncul tiba-tiba di galeri ponsel seseorang yang mengaku baru membeli ponsel tersebut di tahun 2020. Dan ia sama sekali tidak merasa pernah merekam video tersebut, ataupun menerima video tersebut melalui aplikasi apapun.
Mengutip dari HiTekno, disebutkan bahwa video tersebut pertama kali diunggah di akun Tiktok @lckntszz.
"Gue beli tahun 2020, HP Redmi 9. Gue beli pas baru masuk kuliah semester 1, dan selama gue pakai ini HP, video itu nggak ada di HP gue. Baru pas semester 4 kemarin gue sadar pas lagi buka galeri tiba-tiba ini video ada di HP gue," tulisnya, seperti dikutip Jumat (9/12/2022).
Ternyata, dari hasil penelusuran si pemilik ponsel, diketahui bahwa video tersebut dibuat pada 16 Maret 2008 pukul 10.20.
Sontak, video tersebut menjadi viral, dan banyak warganet yang mengaitkan kemunculan video tersebut dengan hal mistis. Bahkan, tak sedikit pula yang menyebut bahwa jembatan Suramadu sebagai portal menuju dunia lain.
Namun, misteri mengenai video jembatan Suramadu tahun 2008 itu terjawab sudah. Seseorang di Twitter dengan akun @alvira_yusi muncul dan mengaku sebagai pemilik sekaligus perekam video tersebut.
Dikutip Jumat (9/12/2022), akun @alvira_yusi menulis, "Nder, sorry, tapi itu videoku sama keluargaku pas kami ke Suramadu tahun 2008 dulu. Emang pas itu belum peresmian dan sudah boleh lewat, makanya kami rekam.
Seingetku kami upload video-video kami di Gdrive untuk arsip keluarga kami, bisa jadi ini sebabnya.
And fyi, suara anak kecil di video itu aku."
Baca Juga: 7 Kebiasaan Sehat Penduduk Jepang yang Bikin Panjang Umur
Menjawab pertanyaan warganet yang penasaran mengapa hasil video tampak bagus dan terang untuk ukuran tahun 2008, si perekam video menjawab bahwa ia merekam video tersebut menggunakan pocket kamera merek Kodak.
Untuk lebih meyakinkan warganet, ia pun mengunggah satu video lain yang mirip dengan video viral tersebut, yang menurutnya diambil pada hari yang sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji