Suara.com - Seorang perempuan membagikan kejadian yang memilukan di media sosial. Dia mengaku sedang hamil hasil hubungan di luar nikah dengan sang pacar.
Ironisnya, ayah dari bayi tersebut meminta si perempuan untuk menggugurkan kandungannya.
Dalam tayangan video yang diunggah ulang lewat akun Instagram @memomedsos, pacar perempuan disebut-sebut merupakan oknum anggota kepolisian. Hal itu diketahui lewat dalam obrolan tangkapan layar keduanya.
Oknum polisi itu lepas tangan akan perbuatannya lantaran malu akan pandangan orang-orang di sekitarnya.
Oknum ngotot tak mau menjalani hubungan jika jabang bayi dalam kandungan sang kekasih tak ada dalam hidupnya.
"Gue mau ngejalanin asal anak itu hilang," kata oknum polisi dalam percakapan tersebut dikutip pada Jumat, (9/12/2022).
Perempuan yang tidak disebutkan namanya itu tetap saja meminta pertanggung jawaban karena janin yang dikandungnya terus berkembang.
Perempuan bernasib malang tersebut menegaskan bahwa dirinya enggan menggugurkan kandungannya setelah berkaca dari pengalaman temannya.
"Temanku 2 kali gugurin kandungan nggak bisa punya anak lagi. Terus gimana nasib aku kedepannya," jelas perempuan.
Baca Juga: Viral Video Emak-emak Ngamuk Gegara Truk Bermuatan Pasir Beroperasi saat Jam Sekolah
Sayangnya, hingga artikel ini ditulis, tidak ada informasi lengkap mengenai kejadian tersebut. Unggahan Instagram @memomedsos viral dan dibanjiri komentar dari warganet.
Tidak sedikit warganet meninggalkan komentar yang nyelekit atas kejadian yang menimpa perempuan.
"Makanya buat pelajaran ya sisters,, kalau memang belum dinikahi ,, jangan mau di Unboxing," ungkap neter,
"Lagian si cwek klw masih pacaran hamil jngan selalu gampang nyalahin cowok dan minta tanggung jawab, sebelum lu melakukan udah sadar sama resikonya kan, jadi jangan sekali2 kita cewek selalu minta tanggung jawab krna msih pacaran, lu melakukan nya juga gak ada paksaan dan penuh kesadaran," cuit netizen.
"Dia tertarik, karena pakaian nya polisi, jadi mau mau saja di gituin," ungkap warganet lain.
"Dia minta tanggung jawab, tapi dia sendiri tidak bertanggung jawab pada dirinya sendiri untuk menjaga kehormatannya di awal. Coba lihat bodohnya. Yang ada malah mempermalukan diri sendiri dan menyebar aib sendiri," tutur publik.
Berita Terkait
-
16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan: Kampanye Global sebagai Upaya Memutus Rantai Kekerasan
-
Yessy Ungkap Alasan Baru Batalkan Pernikahan: Ada Potensi Konflik Antara Kedua Orang Tua
-
Viral Video Emak-emak Ngamuk Gegara Truk Bermuatan Pasir Beroperasi saat Jam Sekolah
-
Viral Remaja Ugal-ugalan Naik Motor Hingga Jatuh, Malah Dapat Tepuk Tangan dari Bocah SD
-
Meninggal Setelah Diberi Puyer, Netizen Justru Salahkan Ibu Sang Bayi
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Menteri Keuangan Khawatir Kena Gratifikasi Gegara Saweran TikTok? Ini Respons KPK!
-
Motor Dicuri di Depan Rumah, Pemilik Syok Dapat Kabar Baik dari Polsek Tambora Keesokan Harinya
-
DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
-
Sopir Calya Ugal-ugalan Disebut Bersih Zat Adiktif, Polisi Temukan Senpi Mainan, Golok, hingga Badik
-
Respon Keras Menteri PPPA soal Orang Tua Jual Bayi di Medsos: Anak Bukan Komoditas!
-
Kaitan BoP dan Kebijakan Tarif AS: Strategi Pragmatis Presiden Prabowo di Tengah Tekanan Ekonomi
-
Palu dan Amarah Terpendam: Remaja 16 Tahun di Kelapa Gading Habisi Kakak Kandung Gegara Hal Sepele
-
Mahasiswa Serang Mahasisiwi di Pekanbaru Diduga Karena Obsesi, Ini Sosok Terduga Pelaku
-
Gus Ipul: Guru Sekolah Rakyat Harus Profesional, SKP Jadi Kompas Perubahan Siswa
-
KPK Periksa 14 Saksi Terkait Kasus Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati