/
Kamis, 22 Desember 2022 | 19:50 WIB
Khofifah Indar Parawansa [suara.com]

Petugas KPK ikut menggeledah ruangan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur, Emil Dardak dalam operasi tangkap tangan (OTT) di DPRD Jawa Timur.

Penggeledahan itu dilakukan buntut OTT yang menjerat Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak.

Setelah beberapa jam penggeledahan oleh KPK, Khofifah memastikan tak ada dokumen di ruangannya dan wakilnya yang diambil.

"Yang terkonfirmasi di Ruang Gubernur tidak ada dokumen yang dibawa, di ruang Wagub juga. Di ruang Sekretaris Daerah (Sekda) ada flashdisk yang dibawa," tutur Khofifah, Kamis (22/12/2022), dikutip dari wartaekonomi.

Penggeledahan dua tokoh besar itu sempat gegerkan publik karena mereka cukup dikenal di dunia politik Tanah Air.

Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago mewacanakan bahwa Khofifah disebut-sebut bisa mendampingi Bakal Calon Presiden 2024 dari Partai NasDem, Anies Baswedan. 

Menurutnya kemenangan di Pemilu 2024 sangat tergantung dengan situasi di Jatim.

"Kunci penentu kemenangan, wilayah pertempuran perebutan suara penentu ada di Jawa Timur," ungkap Pangi, Kamis (22/12/2022).

Oleh karena itu Anies perlu mencari kandidat yang bisa memenangkan suaranya di Jatim dan Khofifah bisa menjadi kandidat.

Baca Juga: 'Gue Sedih Banget' Curhat Baim Wong Saat Dituding Suka Kontenin Orang Miskin

"Sebetulnya Khofifah kuat secara basis, bisa menambah suara Anies, terutama di kantong Jawa Timur, NU bisa solid," jelas Pangi.

Load More