Setelah tasnya dicopet saat liburan di Jepang, Verrell Bramasta langsung mendapatkan bantuan dari Syahrini. Hal tersebut ditunjukkan Verrell lewat tangkapan layar direct message (DM) Instgaram (IG) yang ia unggah ke Instastory pada Jumat (30/12/2022).
Terlihat, Syahrini begitu perhatian pada nasib apes yang dialami Verrell di Jepang. Ia langsung mengirimi Verrell sejumlah pesan via DM di IG.
Istri Reino Barack ini mengatakan bahwa ia akan segera menelepon Dubes RI untuk Jepang dan meminta nomor ponsel Verrell.
"Let me call Pak Dubes. Your contact no please. Biar orang kedutaan hub u," tulisnya.
Menantu pengusaha Jepang ini juga mengungkapkan bahwa dirinya yakin, pencopet yang menggondol tas Verrell adalah pendatang, bukan orang Jepang.
Namun, deretan pesan yang dikirim Syahrini itu tidak langsung mendapat respons dari Verrell, sehingga akhirnya Syahrini menelepon Verrell lewat Instagram.
Pada pesan selanjutnya, Syahrini mengabarkan, Verrell akan dihubungi oleh seseorang dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo, Jepang. Lalu, Syahrini kembali menelepon, tetapi Verrell tidak mengangkat.
Kendati begitu, penyanyi 42 tahun ini gerak cepat alias gercep menghubungkan Verrell dengan orang KBRI di Jepang.
"U call Pak *** ya, jelasin aja ke Pak ***. Try to call u lewat DM ini tapi gak bisa. I don't have your number. Just call Pak ** ok," jelas Syahrini.
Baca Juga: Anggota Polres Way Kanan Bripda M Ivan Meninggal Dunia Kecelakaan di Tol Lampung
Menyertai tangkapan layar DM IG itu, Verrell Bramasta pun mengucapkan terima kasih pada Syahrini dan KBRI di Tokyo.
Di story berikutnya, ia juga memperlihatkan paspor sementara yang sudah ia dapatkan. Di sisi lain, ia mengeluhkan kinerja kepolisian di Jepang karena dirinya tetap harus melapor kembali ke polisi di Shinjuku.
"Hebat KBRI di Tokyo, sangat cepat membantu, tapi kepolisian Tokyo agak aneh. Terakhir setelah enam jam di kantor polisi, buat laporan, sampai subuh di sana, tapi tetep aja harus buat laporan ulang. Jadi yang kemarin sia-sia," terangnya.
Sebelumnya pada Rabu (28/12/2022), Verrell Bramasta menceritakan, tasnya dicopet di Shinjuku. Di dalam tas itu pun, terdapat banyak barang berharga Verrell Bramasta, termasuk paspor hingga dompet.
"Ada-ada aja. Tas gue dicopet orang di Shinjuku. Paspor, dompet, uang, credit card, ATM, semua ilang. Hasilnya sekarang udah empat jam di kantor polisi Jepang," tulis Verrell di Instagram.
Bukan cuma itu, ia juga curhat soal respons polisi setempat terhadap laporannya. Ternyata Verrell cukup kecewa.
"Polisi-polisi di Tokyo awalnya juga susah bantu, terkesan hopeless. Giliran google nama baru dibantu. Itu pun juga udah tiga jam ditanya bolak-balik untuk verifikasi dengan language yang sangat besar," terang Verrell Bramasta.
Ia pun mengeluhkan pengalaman pahitnya tersebut, yang terjadi tak lama setelah ia sampai di Jepang.
"Baru landing semalem, kurang istirahat, sampai sini niat liburan malah dicopet," tulis Verrell. "Udah berjam-jam di kantor polisi Shinjuku. Astagfirullahalazim ada saja cobaan."
Berita Terkait
-
Foto Diduga Aisyahrani Adik Syahrini Ciuman dengan Pria Beredar, Warganet Langsung Serbu Kolom Komentar
-
Beredar Video Lawas Syahrini Curhat ke Ustaz Abdul Somad Tentang Calon Suami, Warganet Sorot Waktu Pengambilan Video
-
Baik Hati, Syahrini Sat Set Sat Set Bantu Urus Paspor Verrell Bramasta yang Hilang di Jepang: Let Me Call Pak Dubes
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan