Nikita Mirzani telah divonis bebas atas kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Dito Mahendra.
Salah satu sahabat yang kerap mendampingi Nikita Mirzani dari awal kasus hingga vonis bebas yakni Fitri Salhuteru.
Fitri Salhuteru menceritakan alasan dirinya yang selalu membantu Nikita Mirzani meski tak memiliki hubungan darah.
Fitri menuturkan ia membela sahabatnya itu demi anak-anak Nikita Mirzani yang masih di bawah umur.
"Biar kalian semua faham, kenapa saya selalu ada di samping @nikitamirzanimawardi_172 dalam melewati masalah yang terjadi di hidup nya. Sejak awal saya selalu tegaskan, saya berdiri membela Nikita demi anak-anak nya," tulis Fitri Salhuteru yang dikutip dari akun Instagramnya @fitri_salhuteru, Jumat (30/12/2022).
Ia pun menyebut otak dari semua masalah yang dihadapi Nikita Mirzani adalah golongan iblis yang membenci Nikita Mirzani. Bahkan ia sendiri tak akan pernah mengubrisnya.
"Tetapi dalang dari semua masalah yang nikita hadapi selalu merekrut sampah yang membenci Nikita, golongan seperti itu tentu tidak akan saya gubris," papar Fitri.
"Saya menganggap mereka golongan iblis yang mencoba menggoyahkan iman agar lelah melindungi Niki dan anaknya," sambungnya.
Fitri pun mengingatkan agar masyarakat belajar dari masalah yang selalu dihadapi Nikita Mirzani. Bahwa berani jika merasa benar dan tak takut meski mendapatkan teror.
Baca Juga: Momen Jokowi Pastikan Bansos Tetap Dilanjutkan di 2023 Meski PPKM Dicabut
Sebab tak hanya Nikita Mirzani yang mendapatkan Teror, ia juga mendapatkan teror
"Untuk yang Nikita hadapi kali ini bukan saja saya ingin semua masyarakat belajar berani selama kita benar, jangan takut dengan terror yang selalu dia lakukan terhadap semua orang yang dia benci walapun tanpa sebab. (Karena saya pun mengalami menjadi korban terror dia)," papar Fitri.
"Tetapi lebih dari itu, yang menjadi pengorbanan waktu dan tenaganya yang paling sesuai," sambungnya.
Namun Fitri mengaku bersyukur banyak orang yang terselamatkan dan lebih berhati-hati lagi terhadap pembenci Nikita Mirzani.
"Semoga dia (pembenci Nikita Mirzani) faham, bahwa di atas langit masih ada langit dan tidak semua nurani manusia bisa di tukar oleh materi yang tidak seberapa dia miliki," kata Fitri.
Lebih lanjut, Fitri menyampaikan terima kasih kepada pendukungnya yang sudah membuka mata tentang perintah teror 'Kaki Lima' kepada Nikita Mirzani dan keluarga.
"Untuk saudara saudara ku setanah air, terima kasih kalian sudah membuka mata bahwa menuruti perintah dia untuk melakukan terror kaki lima (itu yang kalian juluki) jangan pernah mau, kalian sekarang faham sekeji apa dia," ungkap Fitri.
"Yu kita move on dari kasus Nikita, selamat menyambut tahun baru sahabat dunia maya, semoga tahun depan tahun penuh kedamaian dan kebahagaiaan untuk kita semua. PS : Kebenaran tidak akan pernah kalah," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci