Setelah publik dihebohkan dengan kabar soal Tiko (23) dan ibunya, Eny, yang tinggal berdua di Kelurahan Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur, kini tanda tanya soal keberadaan ayah Tiko ikut mencuat.
Selama bertahun-tahun, mereka hidup tanpa listrik dan air bersih di dalam rumah mewah yang mereka huni. Sejak kecil pun Tiko merawat Eny seorang diri lantaran ayahnya, Herman Moedji Susanto, pergi dari rumah tersebut setelah bercerai dari Eny pada 2010 lalu.
Eny pun mengalami gangguan jiwa sejak perpisahan dengan suaminya itu. Sementara itu, Tiko pun sudah lama putus sekolah, lalu bekerja serabutan demi bisa terus merawat ibunya.
Menurut penjelasan Tiko dalam kanal YouTube Bang Brew TV, Herman Moedji Susanto pulang ke Kota Madiun meninggalkan Eny dan Tiko pascaperceraian. Saat itu, kata Tiko, dirinya tentu masih kecil, dan sang ayah berusia sekitar 80 tahun.
Dilansir beritajatim.com--jaringan Mamagini, keberadaan ayah Tiko pun turut ditelusuri Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Madiun dengan mengecek identitas atas nama Herman Moedji Susanto.
Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Kota Madiun Poedjo Soeprantio menyatakan sudah memeriksa nama tersebut.
“Di pencarian penduduk seluruh Indonesia dalam sistem kami, tidak ada nama tersebut,” ujar Poedjo, Kamis (5/1/2022).
Poedjo memastikan, pengecekan nama sudah sesuai dengan ejaan yang disebutkan, tetapi ternyata tak membuahkan hasil, bahkan tak hanya di Madiun, tetapi juga di seluruh Indonesia.
“Kalau nama yang seperti yang dituliskan, dengan ejaan yang sama seperti itu, tidak ada yang menampilkan hasilnya. Seluruh Indonesia tidak ada,” terangnya.
Baca Juga: Tembak Hingga Sabet Anjing Di Jimbaran Pakai Golok, Fajar Ngaku Betisnya Digigit
Sebelumnya diberitakan, viral di media sosial sebuah rumah mewah yang terbengkalai di Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur (Jatim). Halamannya bahkan ditumbuhi semak belukar. Tumbuhan liar menjalar menutupi bagian depannya.
Rumah yang besar itu terdiri dari lantai dua dengan kamar lebih dari tiga. Ruang tamunya cukup luas dan memiliki tangga berukuran besar menuju ke lantai dua. Terdapat juga garasi dan kolam ikan halaman di depan dan belakang.
Tiko (23) selama bertahun-tahun merawat ibunya, Eny, di rumah tersebut. Ia hanya tinggal berdua dengan Eny sejak ditinggalkan ayahnya pascaperceraian dengan ibunya itu.
Ketua RT Noves Haristedja mengatakan, Tiko sempat mengenyam bangku pendikan hingga kelas VIII SMP. Namun, dia terpaksa berhenti sekolah karena ibunya mengalami depresi.
Sekarang Tiko bekerja sebagai petugas keamanan kompleks tempat tinggalnya. Belakangan pun, untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, Tiko kembali melanjutkan pendidikan dengan menempuh pendidikan penyetaraan tingkat SMP dan SMA sejak setahun yang lalu.
Sementara itu, usai kondisi rumah yang mereka tinggali viral di media sosial, Eny sudah dibawa oleh Dinas Sosial ke rumah sakit untuk medapatkan perawatan secara mental dan fisik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta