/
Kamis, 12 Januari 2023 | 13:51 WIB
Bupati Purbalingga nonaktif, Tasdi, mengacungkan salam metal usai menjalani pemeriksaan oleh KPK, Kamis (27/9/2018). ((Suara.com/Welly Hidayat))

Sosok Tasdi yang dibanggakan Megawati Soekarnoputri dalam pidatonya menjadi sorotan warganet. 

Megawati bahkan sampai menitikkan air mata saat menceritakan kisah Tasdi dalam pidato di acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 PDI-P tersebut, Selasa (10/1/2023).

Tasdi merupakan kader PDIP yang awalnya merupakan sopir truk yang kemudian berhasil menjadi Bupati Purbalingga, Jawa Tengah.

"Ada sopir truk, dia bisa jadi bupati karena dicintai rakyat, namanya Tasdi, itu bonding-nya" ujar Megawati dengan suara yang bergetar.

Tasdi diketahui adalah pekerja serabutan sebelum terjun ke dunia politik. Ia menjadi sopir truk selama masa Orde Baru yang mengangkut sayur dari pasar ke pasar. 

Tasdi kemudian banting stir ke pentas politik dan bergabung ke PDIP usai orde baru runtuh.

Karir politik Tasdi rupanya moncer, dia terpilih sebagai DPRD Purbalingga pada 1999-2004.  Karir politiknya makin menanjak dengan menjadi Wakil Bupati Purbalingga pada 2013. Kemudian pada 2015 naik menjadi Bupati.

Namun seorang warganet di Twitter lantas mengingatkan jejak hitam pria yang dibanggakan Megawati tersebut.

"Bu Mega di pidatonya membanggakan Tasdi, mantan Supir Truk yang menjadi bupati? Maksudnya Tasdi, mantan bupati Purbalingga yang ditangkap KPK karena suap kasus Islamic Center?" cuit akun @/Arifnaleraja.

Baca Juga: Dikabarkan Melalui WhatsApp, Sekda Ridwan Ditunjuk Jadi Plh Gubernur Papua

Memang pada tahun 2018, Tasdi ditetapkan sebagai tersangka korupsi kasus dugaan suap megaproyek Islamic Center Purbalingga.

Kasus tersebut membuatnya masuk bui dengan vonis 8 tahun penjara dan dan denda Rp 300 juta serta subsider enam bulan kurungan penjara.

Load More