/
Minggu, 15 Januari 2023 | 15:53 WIB
Verrell Bramasta memeluk Venna Melinda. - (TikTok/@bramastavrrrell)

Ferry pun meminta untuk menelepon Verrell, dan Verrell mengakui sempat enggan berbicara dengan Ferry, tetapi ia dinasihati Ivan untuk mendengar pernyataan Ferry.

"Papa bilang, 'Enggak apa-apa, coba kamu denger aja dia harus ngomong apa, apa yang harus dia bicarain sama kamu. Sebagai anak tertua, kamu ngomong aja sama dia,'" ungkap Verrell.

Akhirnya, Verrell mmengangkat telepon Ferry. Di situ, kata Verrell, Ferry menceritakan kejadian menurut sudut pandangnya.

"Kalau dari sisinya Om Ferry, dia bilang, enggak ada dipukul. Menurut dia, ceritanya, ya the complete opposite of [sangat berbeda] dari apa yang kita denger dari Mama," ucap Verrell.

Setelah Ferry mengungkapkan semua yang ia ingin sampaikan, Verrell pun langsung menutup telepon dan kembali menghubungi Venna.

Diberitakan sebelumnya, Venna Melinda melaporkan Ferry Irawan ke Polda Jatim karena dugaan KDRT.

Mereka disebut cekcok di satu hotel di Kediri pada Minggu (8/1/2023). Beredar pula foto hidung Venna mengeluarkan darah yang mengarah ke kejadian tersebut.

Polda Jawa Timur pun menetapkan suami Venna Melinda, Ferry Irawan, sebagai tersangka kasus dugaan KDRT pada Kamis (12/1/2023).

Baca Juga: Heru Budi Mau Terapkan ERP, PKS Minta Pengadaan Transportasi Umum Didahulukan

Load More