Kisah pilu terjadi di Pasar Rebo, Jakarta Timur, di mana seorang balita berusia 2 tahun tewas karena diduga dianiaya oleh kakek dan nenek tirinya.
Balita berinisial AF tersebut diduga dijadikan jaminan utang oleh ibu kandungnya sendiri, SW.
Dikutip dari akun Instagram @insta.nyinyir, Sudiyono Ketua RT setempat mengatakan bahwa orang tua AF punya utang.
"Keterangan tetangga, jadi anak ini seolah disandera. Kalau utangnya dilunasi baru diambil," ucap Sudiyono.
AF diduga dianiaya oleh kakek dan nenek tirinya. Pasangan lansia itu memberi uang Rp300 ribu kepada SW, yang digunakannya untuk membayar uang kontrakan.
Dalam kasus ini, polisi kemudian menetapkan pasangan lansia tersebut, beserta dengan ibu kandung AF, sebagai tersangka dengan jerat pasal berbeda sesuai perbuatannya.
Kasus ini langsung mendapat simpati dari warganet. Dalam akun Instagram @insta.nyinyir yang dilihat Rabu (25/1/2023), tak sedikit warganet yang marah kepada ibu kandung korban lantaran tega memberikan anaknya hanya gegara uang Rp300 ribu.
"Ga kuat kalau soal anak. Ikut sakit hati, ya Allah," komentar salah satu warganet.
"Adop kucing aja bisa lebih dari Rp1 jutaan, lah ini anak manusia cuma Rp300 ribu. Pedih bacanya," komentar warganet lainnya.
Baca Juga: PPP Siap Dukung Kaesang Maju Pilkada jadi Suksesor Gibran di Solo
"Rp300 ribu sekali aku masuk ke Indomaret, nggak nyangka bisa jadi alasan menghabisi nyawa anak," pungkas warganet lain sedih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan