Farhat Abbas dianggap sebagai sosok pengacara yang kerap mencari sensasi. Terkini, namanya menjadi perbincangan gegara unggahan di Instagram story baru-baru ini.
Dalam unggahannya, yang dilihat Sabtu (28/1/2023), Farhat Abbas menyebut keluarga Brigadir J harus memaafkan Ferdy Sambo. Hal itu lantaran Ferdy Sambo sudah dikhianati oleh Brigadir J yang merupakan ajudannya.
Ia juga menyebut bahwa penjahat sesungguhnya dalam kasus ini adalah Bharada E, sehingga hukuman harus diberikan harus lebih berat.
“Kejujuran bukan alasan lepas dari hukuman membunuh Polri, kalo gak ada pelor dan otak brutal jahat bharada E, tak ada kematian Jos!” tulis Farhat Abbas.
Farhat Abbas kemudian meminta keluarga Brigadir J untuk memaafkan Ferdy Sambo.
“Keluarga Jos harus memaafkan Irjen Sambo yang dikhianati anaknya yang merupakan ajudan Sambo! Karena anaknya mati karena selingkuh. Anggap kematian tersebut sebagai hukuman dan penebus kesalahan dan dosa,” pungkasnya.
Unggahan Farhat Abbas tersebut kemudian diunggah ulang oleh akun Instagram @lambe_turah dan menuai nyinyiran warganet.
"Ada maksud tersembunyi, siapa tau FS dan PC CS tertarik untuk menggunakan jasanya? Trik marketing yang lumayan bagus," komentar warganet julid.
"Farhat, Ferry (Irawan), Ferdy (Sambo) tolong kalian buat boyband cocok banget bertiga," sahut warganet lainnya.
Baca Juga: Jokowi dan Surya Paloh Akhirnya Bertemu di Istana, Selesaikan 'Perang Dingin'?
"Job sepi, mandi lumpur gih, pak!" saran warganet.
"Hidup memang berat, apalagi kalo udah gak terkenal," warganet lain menyindir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan