Ruben Onsu telah melaporkan oknum haters yang kerap memfitnah keluarganya ke Polda Metro Jaya, Senin (13/1/2023). Ruben Onsu mengaku tak lelah jika harus melaporkan haters yang kerap mengusik keluarganya itu.
"Saya nggak ada lelah buat saya. Selagi masih dikasih napas, masih punya kaki. Saya yakin saya tidak main pukul sendiri, saya tidak main tangkap sendiri, walaupun mungkin melihat siapa pelakunya. Saya pasti konsultasi dengan tim lawyer," ujar Ruben Onsu di Polda Metro Jaya yang dikutip Mamagini dari akun Youtube MOP Channel, Senin (13/2/2023).
Ruben Onsu menuturkan kedatangannnya melaporkan haters karena telah memiliki bukti-bukti cukup untuk memproses hukum kepada haters yang memfitnahnya.
"Untuk datang kesini juga sudah punya bukti yang kuat, aku dapat (bukti haters) aku kumpulin, jadi bukan yang baru baru akhirnya kita maju tapi dari kemarin sudah saya tampung dan ini sudah cukup (bukti)," tutur Ruben Onsu.
Ayah angkat Betrand Peto mengungkapkan karena persoalan tersebut, sang istri Sarwendah sampai merasa tak nyaman saat menghadiri sebuah acara. Sehingga Sarwendah kata Ruben Onsu lebih memilih berdiam diri dirumah.
"Banyak acara-acara yang dia 'udah aku di rumah saja. Pasti akan berdampak dengan dia tidak ucapkan tapi saya tahu dia ada di posisi yang nyaman," tutur Ruben Onsu.
Kakak Jordi Onsu itu memahami bahwa setiap orang ingin berhak menyampaikan pendapatnya. Namun kata Ruben Onsu, ia juga berhak melaporkan jika terjadi penggiringan opini sampai mengganti wajah dengan tubuh orang lain .
"Setiap orang memang berhak menyuarakan pendapatnya, tapi jika penggiringan opini, mengubah thumbnail, mengubah wajah dengan badan orang lain, itu kan seperti mengiyakan apa yang ia tulis, seperti media, televisi kan ada aturannya," ucap Ruben Onsu.
Lebih lanjut Ruben Onsu menyebut tindakan haters tersebut bukan kelakuan manusia yang lahir dari rahim manusia. Sebab kata dia, pelaku tak memikirkan dampak yang dialami kepada istri dan anaknya yang merupakan perempuan.
Baca Juga: Eksekutor Penembakan Mantan Anggota DPRD Langkat Diupah Rp 10 Juta
"Pelaku ini kayaknya bukan lahir dari rahim manusia gitu ya, sehingga seorang wanita dia dikatain sampai seperti itu dia tidak memikirkan dampaknya. Dia juga punya anak wanita, saya juga punya anak wanita dua, dua waniya yang masih kecil, jejak digital ini saya tidak bisa dibatasi," tutur Ruben Onsu.
Lebih lanjut, Ruben Onsu menuturkan tindakannya melaporkan haters merupakan bentuk dirinya yang membela dan melindungi keluarganya.
"Minimal dengan yang saya lakukan ini, anak-anak dan istri saya melihat saya melakukan pembelaan untuk keluarga saya. Mau apa pun hasilnya, yang penting saya sudah berusaha melakukan yang terbaik," kata dia.
Selain itu, Ruben Onsu menegaskan dirinya tak menerima permintaan maaf dan damai untuk netizen yang telah memfitnah keluarganya itu.
"Kalau mereka minta maaf sebelum saya laporin polisi, saya terima. Tapi kalau saya sudah lapor, nggak pernah gue ada damai-damai. Maling laptop saja gue penjarain. Nggak ada istilahnya damai-damai. Kalau mau damai, nanti saja deh pas hari raya. Sekarang belum, ntar saja dulu," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam