Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo telah divonis hukuman mati oleh majelis hakim atas kasus pembunuhan Brigadir J.
Pengacara kondang Farhat Abbas pun ikut memberikan komentarnya melalui akun Instagramnya @farhatabbasofficial.
Farhat Abbas menilai jika memakai banyak pengacara namun tetap divonis hukuman mati, lebih baik tak usah pakai pengacara.
"Kalau udah pakai pengacara banyak trus masih hukuman mati sama saja tidak usah pakai pengacara," tulis Farhat Abbas yang dikutip Mamagini dalam Instagram Storynya, Selasa (14/2/2023).
Ia pun mengaku prihatin dengan vonis mati kepada Ferdy Sambo.
Pasalnya kata dia, pengacara tidak mampu untuk menggali unsur meringankan dan hanya melawan opini.
“Turut prihatin dengan vonis hukuman mati tsb, kenapa? Karena tim pengacara yang tidak bisa menggali unsur-unsur yang meringankan,, hanya opini, bahkan pengacaranya sempat ngambek vonis aja secepatnya karena sudah tidak adil, inilah resikonya kali ngambek ama hakim," ucap dia.
"Jika aromanya seperti itu tinggal buktikan saja jika sebelum vonis mati hakimnya diskusi dan membuka isi pikiran dan dampaknya tersebut di media sosial ada foto video dan keterangan setidaknya yang dihukum dan menghukum sama dihukum," sambungnya.
Selain itu, mantan suami Nia Daniaty itu juga menyinggung soal dugaan hubungan antara Putri Candrawathi dan mendiang Brigadir J.
Baca Juga: Ferdy Sambo Divonis Hukuman Mati, Bunda Corla Malah Fokus Komentari Wajah Putri Candrawathi
"Menghukum ketika gagal menyimpulkan motif penembakan, mematahkan dalil jaksa atas dugaan hubungan special PC Dg Om Jos, harusnya hal tersebut dijadikan alasan pemaaf (sebab akibat) yang meringankan hukuman," kata Farhat Abbas.
Lebih lanjut, Farhat Abbas menilai hukuman mati sama saja dengan hukuman 20 tahun penjara.
"Hukuman mati saat ini sama dengan hukuman 20 tahun penjara saja, gak akan dihukum mati juga," papar Farhat Abbas.
Farhat Abbas, juga mengungkapkan keprihatinan dan sedih melihat pihak-pihak yang bahagia dengan vonis mati Ferdy Sambo.
Kata Farhat Abbas, orang-orang yang bahagia karena vonis mati terhadap Ferdy Sambo membuktikan orang tersebut tidak memiliki rasa kasihan.
"Turut prihatin dan sedih melihat orang-orang yang menghukum mati dan Bahagia atas hukuman mati, mereka adalah kelompok orang-orang yang tidak punya rasa kasihan, kasih sayang dan maupun pemaaf," katanya.
Berita Terkait
-
Ferdy Sambo Divonis Hukuman Mati, Bunda Corla Malah Fokus Komentari Wajah Putri Candrawathi
-
30 Tahapan Eksekusi Mati oleh Regu Tembak yang Hantui Ferdy Sambo
-
Hakim Wahyu Viral karena Berikan Vonis Hukuman Mati Kepada Ferdy Sambo, Gimana Sih Cara Jadi Hakim?
-
Foto Lawas Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Beredar, Publik Sebut Mirip Richard Eliezer dan Vera Simanjuntak
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
NJKB BYD M6 PHEV Bocor, Harga Mulai Rp 100 Jutaan
-
Tepis Rumor Hengkang, Pep Guardiola Tegaskan Man City Kejar Treble Domestik
-
69 Kode Redeem FF Max Terbaru 4 Mei 2026: Klaim Gloo Wall Rio dan Gintoki Bundle
-
Suara Kerekan dari Sumur Tua di Belakang Rumah Ainun
-
4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
-
Tancap Gas Usai Wajib Militer, Jaehyun NCT Mendadak Umumkan Gelar Fancon di Jakarta Bulan Depan
-
Jadwal 'Brutal' Tak Halangi Dewa United, Jan Olde Riekerink Puji Mental Banten Warriors
-
Jakarta Darurat Sampah: Pemprov DKI Percepat Pembangunan PSEL untuk Kurangi Beban Bantargebang
-
Jimmy Ardianto Resmi Pimpin Kantor Perwakilan LPS I Sumatera
-
Menyusuri Gelap Kota di Taksi Malam: Antara Realita dan Moral yang Rapuh