/
Jum'at, 17 Februari 2023 | 18:06 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo subianto (Suara.com/Novian)

Rombongan relawan Jokowi Mania (JoMan) putar arah mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Sebelumnya relawan ini menyatakan dukungan pada Ganjar Pranowo.

Menanggapi itu, Waketum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi menyebut hal biasa dalam partai politik.

"Relawan pindah dukungan, itu hal yang biasa, karena mereka berhak menilai orang yang ingin mereka dukung, haknya sama seperti relawan yang lain. Apalagi relawan tidak punya kewenangan untuk mengajukan Capres/cawapres. Jadi ini bukan masalah besar yang perlu diperdebatkan," kata Teddy, Jumat (17/2/2023).

Selain itu Teddy mencontohkan hal lain seperti Partai politik peserta Pemilu berpindah haluan sebelum pendaftaran dan penetapan KPU RI juga tak masalah.

Dalam masa penjajakan kata dia, bakal calon akan terus dinilai apakah bermasalah dalam hukum, masalah komitmen dan sebagainya.

"Bukan tidak mungkin saat ini ada parpol peserta Pemilu yang tadinya mengebu-gebu deklarasi bakal capres, akhirnya memutuskan untuk mencabut deklarasi itu dan mengarahkan ke bakal calon yang lain. Yang tadinya menggebu-gebu sekarang kendor. Sangat mungkin terjadi," tutur Teddy.

Jadi pindah haluan itu menurutnya bak seperti pacaran belum menikah.

"Ibarat pacaran, sudah mendeklarasikan kemana-mana, bahkan media. Ketika putus, maka itu bukan sesuatu yang salah, itu bukan aib, karena pacaran adalah waktunya saling mengenal sebelum lanjut pernikahan. Begitupun untuk urusan pencapresan, bisa jadi ada Partai yang berpindah haluan," kata Teddy.

**Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Baca Juga: Ganjar Ajak Atlet Sepeda dari Nusantara Cycling Team Keliling Kota Semarang

Load More