/
Sabtu, 18 Februari 2023 | 12:55 WIB
Richard Eliezer (Suara.com/Alfian Winanto)

Sejak melewati proses hukum terkait kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua, Richard Eliezer sebagai terdakwa malah mendapatkan simpati dari publik.

Meskipun Richard Eliezer terbukti bersalah telah membunuh Brigadir J, dukungan tak pernah berhenti untuknya hingga pembacaan vonis.

Richard Eliezer mendapat simpati publik lantaran berani jujur dan membantu penegak hukum menguak kebenaran dari pembunuhan berencana tersebut.

Selain itu, Richard Eliezer juga menunjukkan sikap bersalah dan meminta maaf kepada orang tua Brigadir J.

Alhasil, terbukti Richard Eliezer mendapatkan vonis lebih ringan dari majelis hakim.

Vonis ringan itupun disambut sorak dari pendukung Eliezer  di persidangan dan saat itu ia segera diamankan oleh pihak Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Tingginya animo yang mendukung Richard juga terbukti dari video yang diunggah Instagram @selebyar yang menunjukkan berbagai hadiah dari pendukung Eliezer yang diterima LPSK.

LPSK memperlihatkan hadiah dari fans Eliezer berupa buket bunga, kaos, hingga jam tangan mewah yang diberikan kepada Bharada E.

Netizen yang melihat postingan tersebut berharap Bharada E bisa menjadi lebih baik.

Baca Juga: Seorang Pelajar Tewas di Tempat Usai Terlibat Kecelakaan di Sawah Besar Jakpus

"waduh hadianya byk bgt udah kayak hantaran nikah aja kembali kejalan Tuhan ya Chad, bertobat betul ya jgn salah gaul dg pimpinan yg kejam ya. keluargamu menunggu dirumah," tulis netizen.

"Kekuatan netizen memang super," tulis netizen.

Selain itu masih ada netizen yang heran, mengapa pelaku pembunuhan malah diidolakan.

"Dunia ini lagi pada kenapa sih..eliezer itu kaki tangan pembunuh loh..walupun dia disuruh atasannya tapi dia sdh menghilangkan nyawa orang lain..dia melakukan itu dengan sadar loh..mengikuti kata atasannya..harus nya ya bukan dijadikan manusia yg patut di "fans"kan," tulis netizen lainnya.

Untuk diketahui, Richard Eliezer divonis 1 tahun 6 bulan atas pembunuhan berencana bersama Ferdy Sambo CS.

Load More