Beredar video seorang pria yang kesal karena kondisi tanaman edelweis yang rusak parah di area Ranca Upas, Jawa Barat.
Diduga edelweis itu rusak karena event motor trail yang diselenggarakan di tempat itu.
Padahal laki-laki yang diduga adalah petani itu sudah susah payah menanam edelweis itu.
Hal ini terlihat dari video yang diunggahnya di TikTok dengan akun @mang_uprit_mangprang79.
Petani bernama Supriatna alias Uprit itu memperlihatkan kondisi lahan 2000 bunga edelweis rawa yang dirusak, menurutnya hanya ada di dua lokasi di Jawa Barat.
"Buat temen-temen semuanya ya, panitia di acara event trail di Ranca Upas ya, khususnya buat orang Perhutani yang memberikan kebijakan, memberikan izin terkait acara tersebut, lihat nih dampaknya. Seperti ini, hancur," pungkasnya kutip pada Kamis (8/3/2023).
Di video itupun ia mengungkapkan kemarahannya.
"Lihat nih. Tumbuh lagi nggak? Susah! Menghijaukan lokasi ini juga kapan mau hijau lagi. Lama!," tambah dia sambil mengambil sisa-sisa bunga yang hancur.
Netizen yang melihat video tersebut ikut miris dengan kondisi tersebut dan mempertanyakan siapa yang telah merusaknya.
Baca Juga: Ferrari Usut Masalah di Mobil Charles Leclerc Saat F1 GP Bahrain
"Yg bikin acara mana sih gk nongol².ngilang aja kek di telan bumi.huh," tulis netizen di akun Instagram @nyinyir_update_official.
"Gausah ada event2 begituan bisa ga? Kalo efek sampingnya ngerusak lingkungan dan merugikan orang lain, mending tu motor trail dijual buat tanemin bibit2 bunga," tulis netizen lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel