Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno melantik ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
Hal tersebut terlihat dari video yang diungggah Sandiaga di akun Instagramnya @sandiuno.
Melalui keterangan unggahan videonya, Sandiaga menilai kesuksesan seseorang pejabat publik bukanlah dari apa yang dimiiki, melainkan seberapa besar kontribusi untuk memperbaiki ekonomi masyarakat.
"KESUKSESAN SEORANG PEJABAT PUBLIK BUKAN DINILAI DARI APA YANG DIA PUNYA Melainkan dari seberapa besar ia telah memberikan jiwa dan raganya untuk memperbaiki ekonomi masyarakat, memastikan terciptanya lapangan kerja," yang dikutip Mamagini, Kamis (16/3/2023)
Sandiaga pun menyampaikan ucapan selamat kepada 190 CPNS Kemenparekraf yang mendapatkan Surat Keputusan (SK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan telah diambil sumpahnya.
"Saya ucapkan selamat kepada 190 orang Calon Pegawai Negeri Sipil @kemenparekraf.ri yang pada kesempatan ini memperoleh Surat Keputusan menjadi Pegawai Negeri Sipil dan telah diambil sumpahnya," ungkap Sandiaga Uno.
Selain itu, Sandiaga Uno juga berpesan untuk PNS baru tidak menyia-nyiakan amanah usai dilantik sebagai PNS.
"Jangan sia-siakan amanah ini. Saatnya kita GERCEP, GEBER, GASPOL memulihkan perekonomian nasional melalui sektor parekraf!," papar dia.
Dalam pidatonya yang diunggah di Instagram, Sandiaga menyinggung soal kepemilikan Rubicon. Ia pun menyebut para PNS tak boleh memiliki aset mewah. Terkecuali kata Sandiaga aset yang dimiliki sumber dananya bisa dipertanggungjawabkan.
Baca Juga: Pemakaman Nomo Koeswoyo Diiringi Isak Tangis, Chicha Koeswoyo Terus Menunduk
Untuk diketahui kepemilikan Mobil Rubicon yang dimiliki eks pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo diketahui usai kasus penganiayaan yang dilakukan putranya Mario Dandy Satriyo terhadap David Ozora. Hal tersebut lantaran Mario Dandy anak Rafael kerap memamerkan kendaraan mewah di sosial medianya.
"Bagi yang ingin punya mobil Rubicon pastikan punya garasi dulu," kata Sandiaga yang disambut tertawa para PNS baru.
"Boleh kecuali bisa dipertangunggjawabkan asal dari pendapatan yang digunakan membeli Rubicon dan jangan diposting, karena itu akan menimbulkan rasa tidak adil. Karena kami memang memilih jalur ini sebagai jalur pelayanan publik pelayanan masyarakat ini karir yang kalian pilih," sambungnya.
Selain itu, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga berpesan agar para PNS baru harus memiliki rasa empati dan tenggang rasa kepada masyarakat dan mengerti keadaan ekonomi pasca pandemi. Terlebih kata Sandiaga bahwa pasca pandemi banyak yang memerlukan pekerjaan dan pendapatan penghasilan.
"Kalau kalian sudah mendapatkan pilihan ini harus ada rasa empati, tenggang rasa kepada masyarakat yang sedang kita layani untuk dipastikan kita mengerti keadaan ekonomi terutama pasca pandemi yang mereka memerlukan lapangan kerja, memerlukan pendapatan penghasilan. Justru kita disini memastikan bahwa kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif akan mensejahjterakan masyarakat. siap semua?," sambungnya.
"Siap," jawab para PNS baru.
Unggahan Sandiaga Uno itu langsung dibanjiri berbagai komentar netizen. M
"Betul sekali pak menteri...semoga 190 orang yang dilantik AMANAH...Aamiin ya Allah ," kata akun @jum***.
"Mantap pak kalau bisa per 5 tahun diaudit dan dberhentikan kalau ada penyelewangan karna mereka telah memilih pekerjaan itu adalah melayani masyarakat," ucap akun @d.m***.
"Semoga mampu menjadi pegawai yg amanah. Sukses selalu," kata akun @air***.
"Alhamdulillah itu kalimat sindirannya buat Aku bahagia hehehe , terima kasih Pak Sandi. GERCEP, GEBER , GASPOL Hebat Amin. Salam Sehat Selalu dan Sukses Selalu Untuk Kita Semua ," papar akun @evi****.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Frenkie de Jong Cedera Hamstring, Harus Absen 6 Minggu
-
Adegan Suami Pesan Makan Satu di FTV Kisah Nyata Viral, Disebut Mirip Cerita Salshabilla Adriani
-
Hakim Sebut Kerugian Rp171,9 Triliun Kasus Minyak Asumtif, Eks Bos Pertamina Divonis 9 Tahun
-
Rincian Sanksi AFC Ke PSSI Akibat Pelanggaran Prosedur Pertandingan Melawan Timnas Mali
-
Diduga Jadi Tempat Prostitusi Malam Hari, 'Jalur Tikus' Taman Kota Cawang Akhirnya Dilas Permanen!
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Berupaya Kabur Saat Ditangkap, Bandar Narkoba Ko Erwin Ditembak di Kaki
-
Play-Ins FFNS 2026 Spring: 36 Tim Perebutkan 9 Tiket Menuju Grand Finals
-
Bisa Ditinggal Timnas Indonesia, Malaysia Was-was Menanti Sanksi
-
Tampang Koko Erwin Bandar Pemasok Narkoba Eks Kapolres Bima, Kini Pincang di Kursi Roda