Ada-ada saja ulah pria asal Blitar yang satu ini (RY). Ia mengaku kepada keluarga dan orang-orang di sekitarnya bahwa dirinya telah menemukan bayi dibuang ketika dalam perjalanan menuju rumah seorang teman. Bayi tersebut pun dibawanya ke Puskesmas.
Namun, sang bayi meninggal dunia ketika sedang dalam perawatan. Hal ini akhirnya memaksa polisi turun tangan, hingga akhirnya menemukan fakta kalau bayi tersebut adalah anak biologis RY
Dikutip dari akun Instagram @mak_lamis, yang dilihat Selasa (28/3/2023), RY yang merupakan suami seorang kepala desa di daerah Blitar, Jawa Timur, akhirnya mengaku kalau bayi tersebut merupakan hasil dari hubungan gelapnya dengan wanita berinisial W, yang juga telah memiliki suami.
Ketika tahu W hamil, keduanya sepakat untuk menggugurkan kandungan. Segala cara sudah dilakukan, mulai dari ke dukun aborsi hingga ke paranormal untuk memindahkan kandungan ke orang lain. Tapi, semua usaha tersebut gagal.
Terakhir, W minum obat penggugur. Tapi, alih-alih gugur, si bayi malah lahir di usia kandungan yang masih 7 bulan.
RY dan W akhirnya ditahan dengan tuduhan melakukan kekerasan kepada anak. Keduanya mengaku takut dan malu, hingga keduanya terpikir untuk membuat skenario yang menghebohkan tersebut.
Perbuatan RY dan W yang tak bertanggung jawab itu pun langsung panen hujatan dari warganet.
"Tahun 2023 masih percaya dukun bisa memindahkan kandungan," komentar salah satu warganet.
"Mau enak ga mau anak," timpal yang lain.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Kota Bandar Lampung Selasa 28 Maret 2023
"Udah pada tua tapi belum tahu KB," sindir yang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?