Menteri BUMN Erick Thohir baru-baru ini membagikan videonya saat sahur di rumah Sultan Andara, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.
Hal tersebut terlihat di unggahan video yang ia bagikan di Instagram @erickthohir.
"Pagi! Kepada yang mau sahur, hari ini kita sahur di rumah orang. Rumah siapa? Raffi dan Nagita," ujar Erick Thohir dalam video bersama istrinya yang dikutip dari Instagramnya @erickthohir, Selasa (28/3/2023).
Ketua Umum PSSI itu juga meyakini makanan yang disajikan di rumah Raffi Ahmad dan Nagita Slavina enak.
"Kayaknya makannya sih enak nih," kata Erick Thohir.
Dalam keterangan videonya, Erick Thohir menyampaikan terima kasih kepada Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yang telah mengundangnya hadir di rumahnya untuk sahur bersama yang juga dihadiri Kiky Saputri dan Ibnu Jamil.
"Terima kasih ya @raffinagita1717 sudah diundang nyaur di SauRans bersama @kikysaputrii @ibnujamilo," tulis Erick Thohir.
Selain menyampaikan terima kasih kepada Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Erick Thohir juga mengucapkan terima kasih kepada sang istri yang sudah menemaninya sahur di tempat orangtua Rafathar Malik Ahmad dan Rayyanza 'Cipung' Malik Ahmad.
"Tentu gak ketinggalan, terima kasih untuk istri saya yang rela nemenin sampai subuh," lanjut ErickThohir.
Baca Juga: Setuju Jusuf Kalla Usulkan Cawapres, Mardani PKS: Tandanya Pak JK Berharap Mas Anies Menang
Namun video unggahan Erick Thohir langsung dibanjiri komentar netizen. Netizen ramai-ramai protes dan mempertanyakan Erick Thohir yang dinilai tak memikirkan persoalan Piala Dunia U 20 yang terancam gagal diselenggarakan di Indonesia.
Hal tersebut menyusul pembatalan drawing atau undian Piala Dunia U20 oleh FIFA.
"Pikirin PILDUN U-20 PAK! JANGAN SOK SOL SAHUR SAHUR SEGALA!!! KALAU SAMPE INDONESIA DI BANNED FIFA INI SEMUA SEMUA SALAH BAPAK YANG GAK BECUS JADI KETUA UMUM," ucap akun @jan****.
"Pak Pildun juga dipikir pak," tutur akun @fan****.
"Pak Jujur sampai Pildun U20 gagal karena politisasi, saya bener-bener kecewa sama bapak. Bapak yang seharusnya bisa membuat perubahan besar-besaran di kancah sepakbola Indonesia justru bapak menghancurkannya karena kepentingan pribadi bapak yang ingin maju di Pilpres 2024," ucap akun @rej****.
"Pildun harus main di Indonesia titik," papar akun @all****.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026