Oleh warganet, emak-emak kerap disebut sebagai ras terkuat di bumi. Hal ini tampaknya dibuktikan oleh emak-emak asal Lubuklinggau, Sumatera Selatan yang satu ini.
Sambil merekam video, emak-emak ini tampak marah-marah menghampiri seorang polisi lalu lintas (polantas) di pinggir jalan. Ia berkata bahwa polisi tersebut telah menilang anaknya yang masih pelajar.
Dengan nada tinggi, ibu ini meminta agar anggota polisi tersebut membuka helm dan menyebut namanya.
“Ini yah polisi galak nilang anak-anak SMA, buka helm kau, buka!" kata emak-emak tersebut.
Menaiki motornya, anggota polantas yang dihampiri terlihat buru-buru meninggalkan emak-emak yang tengah mengamuk tersebut.
Seakan belum puas, emak-emak tersebut kemudian berjalan lagi dan menghampiri seorang anggota polantas lainnya.
"Ini satu lagi. Tukang nilang anak-anak sekolah," katanya.
Polisi yang dimaksud terlihat tidak menggubris emak-emak tersebut. Ia bahkan terlihat memalingkan wajah ketika kamera ponsel mendekatinya.
“Ini mukanya, tidak berani dia takut, kebiasaan anak sekolah ditilang, tidak ada duit anak sekolah, sangu cuma Rp 15 ribu,” teriak emak-emak itu lagi.
Baca Juga: BREAKING NEWS! KPK Tetapkan Rafael Alun Sebagai Tersangka
“Otak kamu di mana otak? Dia nggak mau noleh, malu dia,” tambah emak-emak itu semakin ngamuk.
Dalam video lainnya, Kasatlantas Polres Lubuklinggau AKP Agus Gunawan memberikan klarifikasinya terkait penilangan anak sekolah yang dilakukan oleh anggotanya.
Menurut Agus, anggotanya memang memberi teguran kepada pelajar tersebut karena sepeda motor yang dikendarainnya tidak standar.
“Peristiwa kemarin itu memang benar diamankan karena adek ini tidak menggunakan spion, platnya mati, kita karena anggota tuh curiga itu diamankan hanya untuk ditegur bukan untuk ditilang, tegur dan diperiksa dulu betul nggak, sesuai nggak gitu,” kata Agus.
Ulah emak-emak ngamuk itu pun langsung mendapat perhatian dari warganet. Tak sedikit yang membela polisi karena menganggap pelajar yang membawa motor tersebut salah karena melanggar peraturan.
Meski begitu, ada pula warganet yang mendukung si ibu karena diduda polisi lalu lintas yang dimaksud menilang pelajar dengan maksud meminta uang.
"Kalo nggak mau ditilang, suruh naik angkutan umum atau antar jemput. Lebih bagus lagi kasih sepeda aja, jangan motor," kata warganet.
"Bu, anak ibu salah. Anak sekolah atau anak di bawah umur yang belum memiliki SIM tidak boleh berkendara, Bu. itu bisa membahayakan diri sendiri dan juga orang lain," tulis warganet yang lain.
"Ya gimana, ditilang sih gak terlalu sakit hati, tapi kalau ditilang untuk kepentingan pribadi oknumnya, itu yang sakit hati banget sih," timpal warganet lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat
-
Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki
-
Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada
-
Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen
-
Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah
-
5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review