Ria Ricis belum lama ini menjelaskan mengenai olahraga baby gym yang memang diperbolehkan untuk bayi. Lantaran belakangan ini ia kerap kali dihujat karena Moana kedapatan salto, padahal usianya baru 8 bulan.
"Sekolahnya begitu. Dari usia enam bulan sudah boleh masuk sekolah di situ. Karena kan dia melatih motorik, kinestetik, melatih fokus," terang Ria Ricis dalam tayangan FYP TRANS7, dikutip Jumar (31/3/2023).
Selain itu, ia juga kerap diserang mengenai Moana yang sudah MPASI di usia 4 bulan. Hal itu tentu sempat ramai menjadi perdebatan warganet.
Mengingat biasanya bayi diperbolehkan untuk MPASI pada usia 6 bulan. Namun, Ria Ricis menjelaskan kalau hal itu merupakan anjuran dari dokter. Karena pada saat itu berat Moana kurang beberapa gram.
Ria Ricis mengatakan kalau keputusan pola asuh terhadap sang anak semuanya selalu ia bicarakan dan izin dulu dengan suaminya. Ia mengaku tidak pernah melangkahi Teuku Ryan dalam mengurus anak.
Teuku Ryan pun membenarkan pernyataan Ria Ricis. Ia mengatakan melalui sambungan telepon kalau keputusan dalam merawat Moana selalu mereka ambil bersama.
"Enggak, dia selalu izin aku, 'Moana gini gini boleh enggak?' Kalau oke, aku izinin," ucap Teuku Ryan.
"Hmm sama-sama sih, semuanya itu sama-sama, nggak ada yang nekat Ricis juga. Dia selalu izin aku, misalkan contohnya sekolah kayak jungkir balik, itu kan izin juga kan," imbuhnya.
Baca Juga: 8 Hal yang Menggugurkan Pahala Puasa Ramadhan, Berkata Kasar hingga Menunda Salat
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026