Ayah Cristalino David Ozora, Jonathan Latumahina mengungkapkan kondisi terkini putranya yang kini masih berada di ICU Rumah Sakit Mayapada usai menjadi korban penganiayaan oleh tersangka Mario Dandy Satriyo.
Jonathan menuturkan David saat ini masih menjalani dua terapi yakni terapi kesadaran kualitatif dan terapi kesehatan, kesadaran kuantitatif.
"Pertama adalah terapi kesadaran kualitatif, dimana hal tersebut adalah yang terkait dengan kognitif, bagaimana otot bekerja dan lain-lain. Kemudian yang kedua adalah kesehatan kesadaran kuantitatif atau boleh disebut juga motorik," ujar Jonathan usai menghadiri sidang pelaku kasus penganiayaan terhadap anaknya, AG yang dikutip dari Youtube Kompas TV, Senin (3/4/2023).
Jonathan menyebut David mengalami Diffuse axonal injury stage 2. Penyebabnya kata Jonathan yakni trauma keras yang menyebabkan otaknya berputar dan syaraf-syarafnya putus semua. Sehingga kata dia secara medis, David mengalami koma dari hari Senin tanggal 20 Februari 2023 sampai hari Senin selanjutnya atau komanya selama 8 hari.
"Untuk menyatakan koma atau tidak itu RS punya skala namanya glasgow coma scale. Orang sadar itu skalanya 15. David ketika masuk itu 3, artinya apa? Glasgow coma scale ini parameternya ada tiga yang pertama ada respons penglihatan, kedua respons pendengaran, yang ketiga respons gerak. Nah, David tiga, artinya masing-masing satu. Arti lebih gampangnya lagi seperti orang meninggal tapi masih bernapas karena ketika disenter matanya tidak ada respons sama sekalin, itu terjadi," ungkap Jonathan.
Selain itu Jonathan menjelaskan usai mengalami koma selama delapan hari, David sudah bisa membuka mata meski belum sadar. Karena itu kata Jonathan, tim dokter melakukan banyak operasi kepada David.
"Tim Dokter Mayapada melakukan banyak sekali tindakan banyak sekali operasi, termasuk membuat lubang di trakea di tenggorokan supaya Bypass oksigen masuk ke paru-parunya, karena Diffuse axonal injury stage 2 bisa pulih ketika oksigen bisa nyampe ke otak," papar dia.
Lebin lanjut, petinggi GP Ansor itu menyebut kondisi David kini mengalami kemajuan usai menjalani banyak terapi.
"Kondisi terakhir sampai saat ini sudah mengalami banyak terapi sudah mengalami kemajuan tetapi yang kuantitatif. Artinya dia bisa boker, dia bisa pipis secara otomatis seperti kita kalau kebelet. Lalu dia bisa menelan dan lain-lain, tetapi kesadaran kualitatifnya belum. Jadi sekarang kalau saya sering posting di medsos menunjukkan hal-hal yang dia respon di awal senyum, menangis itu adalah harapan-harapan kesadaran kualitatifnya pulih," kata dia.
Baca Juga: Film Panduan Mempersiapkan Perpisahan Tayang di Bioskop Online
Jonathan menyebut bahwa dari pernyatan dokter, kondisi kesehatan sang putra tidak akan kembali seperti semula.
"Walaupun kita tetap agak kecewa dengan tindakan ini, karena dokter menyatakan bahwa ini tidak akan mampu kembali seperti semula," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional
-
1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam
-
Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit