Menurut Direktur IndoStrategi Research and Consulting Arif Nurul Iman, jalan politik Probowo akan lebih mulus bila merangkul Partai Perindo.
"Ajakan Prabowo ke Partai Perindo untuk bergabung di koalisi besar, tentu itu sebuah kewajaran. Karena dalam politik, semua ingin mendapatkan dukungan yang besar," ungkap Arif.
Hingga saat ini Partai Perindo belum menentukan pilihan merapat ke koalisi mana.
"Partai Perindo bisa ke mana saja, karena belum ada ikatan politik apapun," tegas dia.
Namun, Lanjut dia,bila Perindo bergabung dengan Gerindra merupakan strategi yang tepat guna memperbesar peluang politik menuju Pilpres 2024.
Dikatakannya, dalam menentukan bergabung atau tidak, tentu di balik itu harus ada tawar-menawar antara parpol yang nantinya berkoalisi.
"Iya pasti, tawar-menawar soal power sharing politik," jelas Arif.
Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) datang ke kediaman Prabowo Subianto, di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (5/4/2023).
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo Subianto secara terbuka mengajak Partai Perindo untuk bergabung ke dalam koalisi besar menuju Pilpres 2024.
Baca Juga: Heboh Maxime Bouttier Dicium Aktor Lucas Bravo, Warganet Peringatkan Begini
"Kami terbuka untuk Perindo kalau mau dukung atau mau gabung dalam koalisi yang besar," kata Prabowo.
Kedua pemimpin partai tersebut disebut memiliki visi yang sama.
***Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC
-
Promo Minuman dan Camilan Indomaret Mei 2026 Cocok Temani Libur Panjang Bersama Keluarga
-
Long Weekend Mei 2026 Dimulai, Alfamart Tebar Diskon hingga 60 Persen Sampo, Sabun sampai Susu Anak
-
Mumpung Ringgit Lagi Turun? Ini 6 Tips Belanja Barang Branded Malaysia via Entikong
-
Gubernur Banten: RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI yang Sedang Dinonaktifkan
-
Lagi Viral di Jakarta, Workshop Keramik dan Melukis Ini Ramai Diburu Saat Long Weekend
-
Ada Hak Khusus? Forum Mahasiswa Indonesia Cium Kejanggalan Tuntutan Kasus Julia Tobing
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Siap-Siap! Bekasi Bakal Punya Pusat Lifestyle Baru dengan Vibes Alfresco yang Estetik
-
Jaro Ade Ingatkan Dampak Serius Hentikan Tambang: Harga Material Bisa Melonjak 50 Persen