Beredar kabar yang menarasikan bahwa puluhan senjata api ilegal ditemukan di kediaman dalang penembakan Habib Bahar.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 241 ribu pengikut bernama LIDAH RAKYAT melalui sebuah video yang diunggah pada 26 Mei 2023.
"Pemasoknya Orang DalamPuluhan Senpi Ilegal Di Temukan Di Kediaman Dalang Penembakan Habib Bahar" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Jumat (26/5/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar thumbnail berupa foto yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"PULUHAN SENJATA API ILEGAL DITEMUKAN DI KEDIAMAN DALANG PENEMBAKAN HABIB BAHAR"
Namun begitu, apakah benar puluhan senjata api ilegal ditemukan di kediaman dalang penembakan Habib Bahar?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait penemuan puluhan senjata ilegal di kediaman dalang penembakan Habib Bahar.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa puluhan senjata ilegal berhasil ditemukan di kediaman dalang penembakan Habib Bahar.
Baca Juga: Dear Ladies, Cantik itu Enggak Harus Putih!
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga berita ini diturunkan, tidak ada berita kredibel yang menyatakan dalang penembakan Habib Bahar telah diketahui.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan ditemukan puluhan senjata ilegal di kediaman dalang penembakan Habib Bahar merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Diperiksa 48 Jam, Surya Paloh Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi BTS 8 Triliun, Benarkah?
-
Cek Fakta: Rumah Surya Paloh Digeledah KPK, Benarkah?
-
Penuhi Panggilan Bareskrim soal Kasus Sembunyikan Dito Mahendra, Nindy Ayunda: Siap InsyaAllah
-
Cek Fakta: Teteskan Air Mata, Inara Rusli Terima Uang Satu Koper dari Ivan Gunawan, Benarkah?
-
Cek Fakta: Diduga Tilap Uang Bansos Ratusan Juta, Mensos Risma Terancam 6 Tahun Penjara, Benarkah?
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Fans Garis Keras! Igor Saykoji Punya Studio Penuh Koleksi Star Wars
-
Siapa yang Harus Menyembelih Hewan Kurban? Simak Aturan Syariatnya
-
Penyidikan Dinilai Stagnan Jadi Alasan TAUD Ajukan Praperadilan Kasus Andrie Yunus
-
Arsenal Juara, Bukayo Saka: Sekarang Mereka Tidak Tertawakan Kami Lagi
-
Kejagung Usut Prosedur Ekspor POME, Eks Dirjen Bea Cukai Askolani Turut Diperiksa
-
Pedagang Daging Sapi Pasar Kosambi Bandung Kembali Berjualan Usai Mogok
-
Polisi Olah TKP Kasus Kekerasan Seksual di Rumah Bupati Konawe Selatan
-
Prabowo Tanya ke Bos Parpol Hingga Ormas, Kenapa Penduduk Miskin RI Bertambah?
-
Sidang Praperadilan Kasus Andrie Yunus Digelar, Kuasa Hukum Tuding Polda Metro Telantarkan Perkara
-
Andrie Yunus Rawat Jalan Sejak 16 April, Dokter RSCM: Bukan Tanda Sudah Pulih