/
Selasa, 30 Mei 2023 | 15:33 WIB
Cek Fakta: Anies Baswedan Terancam 20 Tahun Penjara Buntut Kasus Lama Formula E, Benarkah? (Thumbnail YouTube)

Beredar kabar yang menarasikan bahwa Anies Baswedan terancam hukuman 20 tahun penjara buntut dari kasus korupsi formula E.

Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 130 ribu pengikut bernama POLEMIK POLITIKUS melalui sebuah video yang diunggah pada 29 Mei 2023.

"ANIES TERANCAM KURUNGAN 20 TAHUN BUNTUT KASUS LAMA FORMULA E" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Selasa (30/5/2023).

Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar thumbnail berupa foto yang telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:

"TERANCAM KURUNGAN 20 TAHUN
FIRLI BAHURI DALAMI ANIES KASUS KORUPSI FORMULA E"

Namun begitu, apakah benar Anies Baswedan terancam hukuman 20 tahun penjara buntut dari kasus korupsi formula E?

Penjelasan

Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Anies Baswedan yang terancam hukuman 20 tahun penjara.

Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Anies Baswedan terancam hukuman 20 tahun penjara buntut dari kasus korupsi formula E.

Baca Juga: Terseret Kasus Penggelapan dan Penipuan, Anggota DPRD Bogor Inisial EK dan Kades Cibinong Ternyata Sudah Ditahan Lama

Faktanya, berdasarkan penelusuran, tidak ada berita kredibel yang menyatakan Anies Baswedan terancam hukuman 20 tahun penjara buntut dari kasus korupsi formula E.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan Anies Baswedan terancam hukuman 20 tahun penjara buntut dari kasus korupsi formula E merupakan klaim yang salah.

Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More