/
Kamis, 01 Juni 2023 | 13:23 WIB
Inara Rusli. (https://www.instagram.com/mommy_starla/)

Dalam sebuah wawancara dengan dokter Richard Lee, Inara Rusli pernah menyindir perempuan yang menjadi selingkuhan sang suami, Virgoun. 

Saat itu, Inara Rusli menyebut bahwa tak ada perempuan baik-baik yang mau sama suami orang.

"Kan tidak ada perempuan yang baik-baik, yang mau sama suami orang," kata Inara Rusli beberapa waktu lalu.

Pendapat Inara Rusli tersebut diamini oleh publik. Tak sedikit yang bersimpati dan memberi dukungan kepada ibu dari tiga anak itu.

Namun, pendapat berbeda datang dari seorang perempuan. Lewat sebuah video yang diunggah di akun TikTok @anniekaloko, perempuan itu menyatakan ketidaksetujuannya terhadap pernyataan Inara Rusli.

Menurut perempuan itu, banyak perempuan baik di luar sana yang bersedia menjadi istri kedua, bahkan istri ketiga, dari seorang lelaki. Hal ini, menurutnya, membuktikan bahwa Inara Rusli salah.

"Hai Inara, maaf nih kalau aku agak nggak setuju dengan kata-kata kamu yang ini," kata perempuan tersebut dalam video yang diunggah ulang oleh akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall.

"Tanpa mengurangi rasa respect aku sama kamu, bahasa kamu tentang tidak ada wanita baik-baik yang mau jadi istri ke-2 dari suami orang, itu salah banget. Takutnya melukai hati perempuan lain," katanya lagi. 

Perempuan itu kemudian menyebut nama istri ke-3 dari Syekh Ali Jaber, yaitu Dena Rachman.

Baca Juga: Menteri Bahlil Minta Proyek Kendaraan Listrik Dipercepat: Jangan Kajian Terus

"Ada istri ke-3, bukan istri ke-2 lagi, istri ke-3 dari Syekh Ali Jaber. Kenapa aku sebut yang istri ke-3 ini, karena kebetulan kan orang Indonesia juga, ya. Namanya Deva Rachman, mantan Nona Jakarta, lulusan pascasarjana UI, dan ayahnya adalah seorang profesor bernama Arief Rachman yang seorang tokoh pendidikan ya," katanya.

"Ada juga istri ke-2 dari Aziz Gagap. Itu cantik dan punya usaha kuliner sendiri loh, nggak dari Azis Gagap," kata perempuan itu memberi contoh yang lain.  

"Ini hanya sekadar masukan ya. Jangan berpikir bahwa aku menghakimi. Karena kenapa, karena masih ada hati-hati orang juga yang harus kita jaga walaupun kita sedang sedih," pungkasnya.

Sontak saja video tersebut menuai banyak kritik dari warganet. Tak sedikit yang menghujat pendapat perempuan tersebut, dengan menyebut bahwa contoh yang ia berikan berbeda konsep dengan apa yang dialami oleh Inara Rusli saat ini. 

"Bu, Bu…. Beda poligami baik-baik dengan selingkuh diam-diam, apalagi zinah, gimana sih Bu? Ibu, Ibu…suruh jaga perasan orang…liat dulu konteks poligami sesungguhnya dengan selingkuh diam-diam," bantah seorang warganet. 

"Perempuan dengan value tinggi ga akan mau merusak rumah tangga orang. Konsep poligami beda dengan selingkuh bu!!!! Duh bu. Malu-maluin aja sih. Kesetiaan hanya dimiliki oleh jiwa jiwa yang elegant. Penghianatan hanya mampu dilakukan oleh mereka yang berjiwa murah dan rendahan! Valid! No debat!" komentar warganet. 

"Ibu ini langsung counter aja kalimat Inara, bukan gitu konsepnya bu. Pake bawa nama-nama orang lain lagi," kata warganet.

"Mungkin ibunya istri kedua," sindir warganet.

Load More