/
Minggu, 18 Juni 2023 | 14:24 WIB
CEK FAKTA: Pasangan Anies Baswedan-Yenny Wahid Resmi Dilantik, Benarkah? (Thumbnail YouTube)

Beredar kabar yang menarasikan bahwa Anies Baswedan dan Yenny Wahid resmi dilantik menjadi pasangan Capres-Cawapres dalam Pilpres 2024 mendatang.

Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 244 ribu pengikut bernama LIDAH RAKYAT melalui sebuah video yang diunggah pada 17 Juni 2023.

"Sudah Di SetujuiPasangan Anies-Yenny Wahid Resmi Di Lantik Pagi IniViral News~ Pilpres 2024" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Minggu (18/6/2023).

Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang diduga telah direkayasa sebagai thumbnail dengan narasi berikut:

"DI SETUJUI PARA PARPOL PENGUSUNG
PASANGAN ANIES-YENNY WAHID PUTRI GUSDR RESMI DILANTIK"

Namun begitu, apakah benar Anies Baswedan secara resmi telah berpasangan dengan Yenny Wahid untuk maju dalm Pilpres 2024?

Penjelasan

Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Anies Baswedan dan Yenny Wahid yang dilantik menjadi pasangan Capres-Cawapres.

Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Anies Baswedan secara resmi telah berpasangan dengan Yenny Wahid untuk maju dalm Pilpres 2024.

Baca Juga: Dewi Perssik Sebut Wanita Tak Punya Anak Bisa Cepat Masuk Surga, Aksi Joget Vulgarnya Disentil

Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau pun berita kredibel yang menyatakan Anies Baswedan secara resmi telah berpasangan dengan Yenny Wahid untuk maju dalm Pilpres 2024.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan 'atas persetujuan partai pengusung, Anies Baswedan dan Yenny Wahid resmi dilantik menjadi pasangan Capres-Cawapres' merupakan klaim yang salah.

Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More