Mantan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tengah jadi sorotan usai menyingung pertemuannya dengan Megawati, Jokowi, dan calon Presiden ke-8 RI lewat mimpi.
Melalui akun Twitter pribadinya, SBY menceritakan bila dalam mimpinya Jokowi menjemputnya ke rumah dan kemudian menghampiri Megawati sebelum akhirnya menuju ke stasiun Gambir.
Di stasiun Gambir, ketiganya bertemu dengan Presiden ke-8 RI yang telah membelikan tiket untuk perjalanan ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Perjalanan tersebut diisi dengan perbincangan santai oleh petinggi petinggi yang pernah menjabat sebagai orang nomor 1 di Indonesia.
Tak lupa sepanjang perjalanan keempatnya menyapa rakyat.
Pada akhirnya, perjalanan tersebut berakhir saat Jokowi tiba di Solo, SBY melanjutkan perjalanan ke Pacitan dengan bus, dan Megawati beranjak ke Blitar untuk berziarah ke makam bung Karno.
Cuitan mimpi SBY ini sontak saja mencuri perhatian publik di tengah ramainya polemik pengusungan bakal capres 2024 oleh beberapa koalisi partai.
Tak sedikit warganet yang menyebut bila tulisan tersebut hanyalah karangan fiksi namun ada pula yang mencoba menafsirkan cuitan SBY.
Di antaranya menyinggung mengenai koalisi baru antara Demokrat dan PDIP.
Baca Juga: Diperiksa Tertutup, Ini yang Disampaikan Adik Amanda Eks Pacar Mario Dandy di Sidang David Ozora
Seperti dikabarkan sebelumnya, AHY Ketum Demokrat baru-baru ini bertemu dengan Megawati dan Puan.
Padahal Demokrat telah bergabung dengan Koalisi Perubahan untuk Persatuan sementara PDIP masih betah 'melajang'.
"Dari mimpinya terlintas keinginan bapak berkoalisi dg PDIP.. Bgtukan, pak?" celetuk seorang warganet.
"Karcis arah jawa tengah & jawa timur...jangan² mau paketan nih GP (Jateng) & AHY (Jatim)...maaf hanya nebak aja," komentar warganet lain.
"GILEEEEE, mengumumkan koalisi via Twitter melalui cerita tentang MIMPI," cuit warganet yang berbeda.
Selain itu, warganet juga berspekulasi bila cuitan ini dibuat untuk menggambarkan kondisi SBY dan Jokowi yang memilih 'pulang' usai menjabat presiden.
Berita Terkait
-
Target Realistis Golkar: Airlangga Harus Jadi Capres di Pilpres 2024
-
Mengukur Kemiripan Jokowi dan Soeharto, Dua Presiden RI Paling Disukai Menurut LSI
-
Anies Baswedan Dituding Rasis Gegara Pidatonya Viral Saat Kalahkan Ahok di Pilkada DKI
-
Anies Vs Ganjar: Mengadu Dua Capres Jebolan UGM, Siapa Lebih Populer?
-
Tanggapi Mimpi SBY, Eriko PDIP: Sah-sah Saja, Tapi Kita Hidup dalam Dunia Nyata
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
Terkini
-
Pesawat Alami Kendala Teknis, Satu Kloter Jemaah Calon Haji Asal Malang Tertahan di Kualanamu
-
Mudahkan Akses Kesehatan, BRI Kepanjen Hadirkan Ambulans untuk Santri di Malang
-
Basarnas Pastikan Evakuasi Tabrakan KRLArgo Bromo Selesai, Tak Ada Korban Tertinggal
-
Kiper Sassuolo: Ada Jay Idzes, Pertahanan Jadi Aman
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
BFI Finance Terseret Kasus Debt Collector Keroyok Warga: Kami Menolak Premanisme
-
Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi, Menteri PPPA Usulkan Gerbong Khusus Wanita Dipindah ke Tengah
-
5 Rekomendasi Foundation Minim Oksidasi dan Full Coverage
-
Apa itu UNCLOS? Hukum Internasional yang Menjadi Sorotan di Tengah Perang AS - Iran
-
Kasus Kecelakaan di Bekasi, Kenapa Gerbong Khusus Perempuan Ditempatkan di Ujung Rangkaian KRL?