Pidato kemenangan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta mengalahkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, kembali viral ketika dirinya tengah bersiap mengikuti pilpres 2024 mendatang.
Pidato tersebut memicu kontroversi lantaran menggunakan kata pribumi. Dalam pidato kemenangannya saat itu, Anies Baswedan berjanji akan menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Jakarta.
"Dulu kita semua pribumi ditindas dan dikalahkan, kini telah merdeka, saatnya menjadi tuan rumah di negeri sendiri," kata Anies Baswedan saat itu.
Mengenai viral kembalinya pernyataan tersebut, bakal calon presiden (bacapres) dari Partai NasDem itu pun buka suara. Ia membantah tegas bahwa isi pidatonya itu dikaitkan dengan sikap diskriminatif hingga rasis.
Hal ini disampaikannya kepada sosok dari Andy F Noya dalam tayangan di Youtube Metro TV, Selasa (20/6/2023).
Anies mengatakan bahwa pada saat itu, dirinya sedang menceritakan bagaimana penjajahan terjadi dalam kawasan ibu kota sangatlah dekat. Ia menyebut bahwa dirinya sama sekali bukan membicarakan soal kemenangannya atas Ahok.
Ia juga menyebut bahwa tuduhan akan diskriminasi yang dilakukannya tidaklah benar.
"Kalau sangkaan itu benar, maka selama saya bertugas ada diskriminasi, ada pembedaan. Nyatanya tidak, justru merangkul semua," ujarnya
Lebih lanjut, Anies Baswedan mengatakan bahwa masyarakat bisa menilai sendiri rekam jejak yang telah dirinya tinggalkan di DKI Jakarta.
Baca Juga: Mangli Sky View, Destinasi Wisata dengan Panorama Alam Indah di Magelang
"Jawabannya adalah lihat pada kenyataan, bukan hanya lihat apa yang saya sampaikan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Terpopuler: 34 Kode Redeem FF Aktif Hari ini, Hadiah THR dan SG Gurun Free Fire Max
-
Harga Minyak Bergerak Liar Pagi Ini, Imbas Perang dan Tekanan di Selat Hormuz
-
Update Perang Iran: Korban Jiwa Terus Bertambah, Israel Serang Medis, Trump Ingkar?
-
Benjamin Netanyahu Menghilang saat Israel Jadi 'Neraka Dunia', Isu Meninggal Dunia Makin Kuat
-
5 Fakta Kecelakaan Maut di Kembaran Banyumas, Diduga Karena Main Petasan
-
HUT ke-12 Suara.com, Kabid Humas Polda Metro Berharap Jadi Media Edukatif dan Penyejuk Masyarakat
-
Bahlil Imbau Publik Jangan Panik, Ini Penjelasan Soal Ketahanan BBM 21 Hari
-
Iran ke AS - Israel: Akan Banyak Kejutan Menanti
-
Fakta di Balik Soundtrack Film Na Willa 'Sikilku Iso Muni', Aslinya Lagu Sedih
-
Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri