Beredar kabar yang menarasikan bahwa terdapat dua Jenderal Purnawirawan yang dibayar untuk melindungi Pondok Pesantren Al Zaytun.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 342 ribu pengikut bernama RUANG INDONESIA melalui sebuah video yang diunggah pada 27 Juni 2023.
"2 JENDRAL PURN DI TETAPKAN !! DI BAYAR FANTASTI DEMI LINDUNGI AL ZAYTUN" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Selasa (27/6/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"2 JENDRAL PURN DI TETAPKAN
TERBUKTI DI BAYAR FANTASTIS DEMI LINDUNGI AL ZAYTUN"
Namun begitu, apakah benar terdapat dua Jenderal Purnawirawan yang terbukti dibayar untuk melindungi Al Zaytun?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait dua Jenderal Purnawirawan yang terbukti dibayar untuk melindungi Al Zaytun.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa terdapat dua Jenderal Purnawirawan yang terbukti dibayar untuk melindungi Al Zaytun.
Baca Juga: Pospaydia: Makna Bersyukur yang Mampu Menambah Nikmat
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau pun berita kredibel yang menyatakan bahwa terdapat dua Jenderal Purnawirawan yang terbukti dibayar untuk melindungi Al Zaytun.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan '2 JENDRAL PURN DI TETAPKAN. TERBUKTI DI BAYAR FANTASTIS DEMI LINDUNGI AL ZAYTUN' merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Intip Biaya yang Harus Digelontorkan Buat Mondok di Ponpes Al Zaytun: Bayar Pakai Dolar
-
Cek Fakta: Lady Nayoan Nekat Datangi Rumah Syahnaz Sadiqah karena Tak Direspons, Nagita Slavina Kaget
-
CEK FAKTA: Surya Paloh Resmikan Khofifah Maju Dampingi Anies, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Syahnaz dan Rendy Kjaernett Ternyata Sudah Nikah Siri, Benarkah?
-
Daftar Pejabat yang Pernah Kunjungi Ponpes Al Zaytun: Jusuf Kalla sampai Moeldoko
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana