/
Rabu, 28 Juni 2023 | 20:33 WIB
ilustrasi pernikahan. (freepik.com/bristekjegor)

Masalah utang piutang memang meresahkan. Tak jarang, orang yang berutang tak kunjung membayar uang yang sudah dipinjamnya. 

Berbagai cara akhirnya dilakukan oleh orang yang meminjami uang untuk menagih utang. Salah satunya dengan menagih di atas pelaminan.

Itulah yang dilakukan oleh dua perempuan di Tasikmalaya, yang videonya langsung viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @lambe_artisviral, tampak dua perempuan naik ke atas pelaminan untuk menyalami pengantin

Ketika tiba di depan pengantin perempuan, setelah bersalaman, kedua perempuan ini langsung menanyakan perihal kejelasan utang yang tak kunjung dibayar. 

"Gimana urusannya itu? Mau dilanjut apa gimana gitu?” ucap salah seorang perempuan tersebut kepada pengantin perempuan. 

Ekspresi pengantin perempuan yang tadinya tersenyum mulai berubah menjadi kecut. Ia sempat berbisik kepada suaminya yang berdiri di sampingnya. Ekspresi pengantin laki-laki itu juga ikut berubah.

Dalam keterangan di video tersebut, disebutkan bahwa kedua perempuan tersebut sebenarnya tidak diundang oleh si pengantin. Namun, keduanya nekat datang lantaran ingin menagih utang.

Disebutkan bahwa utang yang dimaksud adalah utang arisan yang macet, yang jumlahnya mencapai Rp 18 juta.

Baca Juga: Yamaha Dukung Event Enduro Internasional di Cilacap, Sekaligus Buktikan Keandalan WR 155 R

Apa yang dilakukan kedua perempuan tersebut langsung saja mendapat komentar dari warganet. Tak sedikit yang tak setuju dengan apa yang dilakukan kedua tamu tak diundang tersebut, lantaran dinilai telah mempermalukan si pengantin. Meski begitu, banyak pula warganet yang mendukung aksi keduanya.

"Keknya yang nagih udah kehabisan cara sampe harus datang ke nikahan," komentar salah satu warganet.

"Tungguin aja deket kotak sumbangan, Teh," kata warganet memberi ide.

"Kalau udah rame gini, tetap ga dibayar, itu muka atau tembok?" sindir warganet.

"Gak ngerti lagi dah, sama-sama gak ada otak mah ini menurut saya," kata warganet yang tidak setuju.

Load More