Beredar di media sosial, video dengan klaim semua aset kekayaan disita, ternyata Panji Gumilang didanai teroris. Informasi tersebut diunggah oleh akun Youtube Benang Merah.
Dalam video tersebut tertulis judul di thumbnail 'Semua Aset Kekayaan Disita Ternyata Panji Gumilang didanai teroris.
Melalui thumbnail di video, ditampilkan foto Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun Panji Gumilang yang disandingkan dengan foto aparat kepolisian yang tengah melakukan penyitaan.
Sedangkan di keterangan video Youtube tertulis judul 'GEMPARKAN PUBLIK || SEMUA ASET KEKAYAAN PANJI GUMILAN DISITA'.
Dalam video tersebut, narator menyebut 256 rekening Panji Gumilang disorot karena dinilai tak wajar.
"256 rekening Panji Gumilang disorot. Yunus Husein itu sudah tidak wajar," ujar narator dalam video yang dikutip Mamagini.Suara.com dari Youtube Benang Merah, Senin (3/7/2023).
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran dengan melihat secara lengkap video tersebut 8 menit 10 detik tidak ditemukan video atau foto atau bukti valid dari klaim semua aset kekayaan disita, ternyata Panji Gumilang didanai teroris.
Video tersebut membahas soal 256 rekening Panji Gumilang yang disorot karena dinilai tak wajar.
Baca Juga: Rendy Kjaernett Mau Akui Selingkuh dengan Syahnaz Gara-gara Pesan Denny Sumargo Ini...
Video tersebut juga tidak terdapat kesesuaian antara judul dan thumbnail video yang diunggah dengan isinya. Foto yang digunakan di thumbnail video pun juga merupakan hasil rekayasa.
Sehingga klaim semua aset kekayaan disita, ternyata Panji Gumilang didanai teroris adalah konten dengan koneksi yang salah. Pasalnya hingga kini belum ada pernyataan resmi dan bukti valid soal semua aset kekayaan disita ternyata Panji Gumilang didanai teroris
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, klaim semua aset kekayaan disita, ternyata Panji Gumilang didanai teroris adalah hoaks atau tidak benar. Narasi tersebut masuk ke dalam kategori konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar