/
Rabu, 05 Juli 2023 | 21:44 WIB
CEK FAKTA: Ahok Ditunjuk Menjadi Dewas KPK, Benarkah? (Thumbnail YouTube)

Beredar kabar yang menarasikan bahwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ditunjuk menjadi Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 208 ribu pengikut bernama SEPUTAR INDONESIA melalui sebuah video yang diunggah pada 5 Juli 2023.

"DI TUNJUK JADI DEWAS KPKSUMPAH AHOK BIKIN PARA KORUPTOR KETAR KETIR..." begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Rabu (5/7/2023).

Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:

"DI TUNJUK JADI DEWAS KPK
SUMPAH AHOK BIKIN PARA KORUPTOR KETAR KETIR"

Namun begitu, apakah benar Ahok ditunjuk menjadi Dewas KPK?

Penjelasan

Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Ahok yang ditunjuk menjadi Dewas KPK.

Unggahan tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Ahok menjadi Dewas KPK.

Baca Juga: Line Up Resmi We The Fest 2023 Resmi Diumumkan, Dipastikan Tanpa Lewis Capaldi

Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau pun berita kredibel yang menyatakan bahwa Ahok menjadi Dewas KPK.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan 'DI TUNJUK JADI DEWAS KPK, SUMPAH AHOK BIKIN PARA KORUPTOR KETAR KETIR' merupakan klaim yang salah.

Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More