Beredar di media sosial, video dengan klaim sudah diboikot TV 100 persen, Dewi Perssik diusir paksa dari TV hingga nangis didatangi KPI. Informasi tersebut diunggah oleh akun Youtube Bukan Kabar Burung.
Dalam video tersebut tertulis judul di thumbnail 'Sudah diboikot 100 persen, Dewi Perssik diusir paksa dari Tv. Detik-detik KPI Datangi Dewi Perssik Saat Tampil di Studio'.
Melalui video thumbnail, ditampilkan foto Dewi Perssik yang didampingi seorang perempuan yang disandingkan dengan foto Ketua KPI Agung Suprio.
Sedangkan di keterangan video Youtube tertulis judul ' DI USIR PAKSA DARI TV!! DETIK DETIK DEWI PERSSIK NANGIS KPI DATANGI STUDIO !! SUDAH DIBOIKOT 100%'.
Dalam video tersebut, narator membacakan sebuah berita online yang berjudul Gemar Bikin Keributan KPI Didesak Boikot Dewi Perssik: Terlalu Arogan.
Nartor lalu menjelaskan perihal perseteruan Dewi Perssik dengan Ketua RT di Lebak Bulus soal sapi kurban.
"Perseteruan Dewi Perssik dan ketua RT rupanya berbuntut panjang. Berawal dari permasalahan sapi kurban dengan ketua rt, pelantun mimpi manis terancam diboikot dari pertelevisian. Ancaman ini mulai berhembus setelah videonya tatkala mengamuk dengan ketua rt saat mediasi viral di media sosial," kata narator yang dikutip Mamagini.Suara.com dari Youtube Bukan Kabar Burung, Kamis (6/7/2023).
Berdasarkan penelusuran dengan melihat secara lengkap video tersebut 3 menit 57 detik tidak ditemukan video atau foto atau bukti valid dari klaim sudah diboikot TV 100 persen, Dewi Perssik diusir paksa dari TV hingga nangis didatangi KPI.
Video tersebut hanya menarasikan soal perseteruan Dewi Perssik dan Ketua RT nya terkait sapi kurban hingga viralnya video Dewi Perssik yang emosi saat mediasi dengan Ketua RT.
Baca Juga: Foto Lawas Deddy Corbuzier Diumbar Ustaz Riza Muhammad, Warganet: Kukira Manekin Korban Popo Barbie
Video tersebut juga tidak terdapat kesesuaian antara judul dan thumbnail video yang diunggah dengan isinya. Foto yang digunakan di thumbnail video pun juga merupakan hasil rekayasa.
Sehingga klaim sudah diboikot TV 100 persen, Dewi Perssik diusir paksa dari TV hingga nangis didatangi KPI adalah klaim yang salah. Pasalnya tidak ada bukti yang valid Dewi Perssik yang diusir paksa dari TV hingga nangis didatangi KPI. Selain itu tak ada pernyataan dari KPI yang memboikot Dewi Perssik.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, klaim sudah diboikot TV 100 persen, Dewi Perssik diusir paksa dari TV hingga nangis didatangi KPI adalah hoaks atau tidak benar. Narasi tersebut masuk ke dalam kategori konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
3 Pilihan Sunscreen Wardah untuk Mencerahkan Wajah Kusam Usai Mudik Lebaran
-
Korlantas Polri Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua pada 29 Maret
-
Harga Emas Anjlok saat Perang Memanas, Apa Penyebabnya?
-
Lebaran 2026, IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung: Wisata Baru, Kuliner hingga Hiburan Jadi Daya Tarik
-
Marshanda Buka Suara soal Sienna Lepas Hijab: Itu di Luar Kuasa Saya!
-
Kakorlantas: 42 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta hingga Kamis Dini Hari
-
Kritik Tajam Prabowo soal Mobil Dinas Rudy Mas'ud Rp8 M: Mobil Presiden Rp1 Miliar
-
IHSG Sempat Menguat Pagi Ini, Lalu Langsung Anjlok
-
THR Udah Cair? Ini 3 HP 23 Jutaan Paling Worth It Buat Upgrade Tahun Ini
-
[HOAKS] Link Pendaftaran Gebyar Undian Berhadiah BRI 2026