News / Nasional
Senin, 18 Mei 2026 | 14:53 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. (Suara.com/ Bagas)
Baca 10 detik
  • Ahmad Sahroni mendukung Polda Metro Jaya membentuk Tim Pemburu Begal guna mengatasi maraknya kejahatan jalanan di wilayah Jakarta.
  • Sahroni menginstruksikan seluruh Polda di Indonesia agar menerapkan tindakan tegas berupa tembak di tempat terhadap pelaku begal.
  • Langkah represif tersebut diambil sebagai prioritas utama demi menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh warga masyarakat Indonesia.

Suara.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, memberikan apresiasi sekaligus dukungan penuh terhadap langkah Polda Metro Jaya yang membentuk Tim Pemburu Begal.

Langkah ini diambil merespons maraknya aksi kejahatan jalanan atau begal yang kian meresahkan masyarakat di wilayah hukum Jakarta dan sekitarnya.

Sahroni menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan warga harus menjadi prioritas utama.

Menurutnya, fenomena begal sudah menjadi perhatian serius nasional, karena tidak hanya terjadi di satu wilayah saja.

"Ini menjadi concern ya, karena hal ini bukan di wilayah tertentu saja. Saya sudah menyampaikan itu ditindak untuk ditembak di tempat. Polda Metro saat ini juga sudah membuat tim khusus untuk begal tersebut," ujar Sahroni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Ia menyadari adanya pro dan kontra terkait tindakan keras yang diambil aparat kepolisian.

Namun, ia menilai langkah tegas sangat diperlukan demi memberikan rasa aman bagi masyarakat luas.

Ilustrasi begal. (Suara/Iqbal)

"Ada pihak-pihak yang melakukan perlawanan seolah-olah ini (tindakan tegas) tidak baik. Tapi bagi saya, ini baik sekali karena untuk memberikan rasa aman dan nyaman warga di mana pun berada," tegasnya.

Tak tanggung-tanggung, Sahroni mendorong agar kebijakan tegas ini tidak hanya diterapkan di Jakarta, tetapi juga oleh seluruh Kepolisian Daerah (Polda) di Indonesia.

Baca Juga: Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Ia secara terbuka menyuarakan instruksi tembak di tempat bagi para pelaku begal yang membahayakan nyawa warga.

"Maka saya menyampaikan itu, semua Polda harus menyikapi ini dengan tindak tegas, yaitu tembak di tempat. Gitu," pungkasnya.

Load More