Hingga saat ini, korban tewas ajaran sesat yang disebut sebagai sekte kelaparan di Kenya tembus hingga angka 403 orang.
Seluruh jasad itu berhasil ditemukan dalam 40 kuburan masal baru-baru ini.
Kepala polisi Provinsi Coast Rhoda Onyancha dalam konferensi pers di pusat komando Rumah Sakit Referral Daerah Kilifi mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya terus menyelidiki ajaran tersebut.
Polisi juga masih mendalami motif pelaku yang merupakan pemimpin sekte, yakni Pastor Paul Mackenzie yang mengepalai Good News International Church di Kenya.
Sebelumnya diberitakan, Pastor Paul Mackenzie dituding memaksa para pengikutnya untuk mengakhiri hidup lewat aksi mogok makan sehingga mereka bisa masuk ke surga sebelum hari kiamat.
Dari kasus tersebut, sebanyak 37 orang termasuk istri Mackenzie, Joyce Mwikamba ikut ditangkap.
Menurut Onyancha, sejak proses penggalian dimulai, otoritas telah mengumpulkan 258 sampel DNA dari lokasi penggalian.
Penyelidikan tersebut menguak informasi yang mencemaskan yakni adanya kemungkinan keterlibatan penjualan organ manusia lantaran beberapa korban yang ditemukan kehilangan organ.
Onyancha menyebut hal itu memperkuat dugaan perdagangan organ ilegal sehubungan dengan kegiatan ajaran tersebut.
Baca Juga: 5 Langkah Pertolongan Pertama Luka Pada Kulit Bayi Agar Tak Berbekas: Losion Aja Cukup?
Berita Terkait
-
5 Negara yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia pada FIFA Matchday September 2023, No.1 Peringkat 83 FIFA
-
Sekte Berpuasa hingga Mati Demi Bisa Bertemu Yesus: Bisa Jadi Kematian Massal Terparah di Kenya
-
Sekte Sesat di Kenya: Dijanjikan Masuk Surga dan Dipercaya Bisa Bertemu Yesus
-
6 Fakta Sekte Sesat di Kenya: Djianjikan Masuk Surga, Korban Tewas Mayoritas Anak-anak
-
Daftar Negara Afrika yang Pernah Dihadapi Timnas Indonesia, Terkini Burundi
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Hyundai Pastikan IONIQ 3 Siap Melantai di GIIAS 2026
-
Indonesia-Belarus Sepakati 7 MoU dan Roadmap Kerja Sama hingga 2030
-
4 Parfum Wanita yang Wanginya Tahan Lama di Alfamart, Harum sejak Pagi hingga Malam
-
Adu Domba Digital Borneo: Sisi Lain Hoaks Hubungan RI-Malaysia
-
Pertamax Turbo Turun, Tapi Pertamax Tetap, Akankah Antrean BBM di Sumsel Berkurang?
-
80 Tahun Polri: Reformasi Dinilai Jalan di Tempat, Pergantian Kapolri Dianggap Mendesak
-
Imigrasi Gandeng KPK untuk Pembenahan Instansi
-
Statistik Luka Menalo Bekas Anak Didik Fabio Cannavaro yang Resmi ke Persib
-
Sekolah Rakyat Permanen Sukoharjo Hampir Rampung, Siap Beroperasi 14 Juli
-
Dulu Sungkan Merger Kini Mau Jadi Partner, Honda dan Nissan Siap Kembangkan Kendaraan 'Next Gen'