/
Kamis, 20 Juli 2023 | 14:08 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) [BPMI Sekretariat Presiden]

Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara perihal permasalahan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2023. Jokowi menyatakan bahwa hal tersebut terjadi di semua daerah. 

Karena itu ia mendorong agar permasalahan itu dapat diselesaikan dengan cara yang baik.

"Masalah lapangan selalu ada di semua kota, kabupaten, maupun provinsi ada semuanya, tapi yang paling penting diselesaikan baik-baik di lapangan," ujar yang dikutip Mamagini.Suara.com dari keterangan Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Kamis (20/7/2023).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun menegaskan pentingnya mengutamakan kepentingan anak-anak Indonesia untuk dapat mengenyam pendidikan di sekolah. 

Menurut Jokowi, pemerintah baik pusat maupun daerah harus memastikan anak-anak mendapatkan kesempatan tersebut.

"Anak-anak kita harus diberikan peluang seluas-luasnya untuk memiliki pendidikan yang baik dan setinggi-tingginya " tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengaku telah mengantongi data terkait polemik kasus PPDB jalur zonasi. Seharusnya kata Muhadjir kasus PPDB itu bisa diselesaikan di tingkat daerah.

"Saya sudah punya data, ya ndak banyak-banyak amat kasusnya itu, hanya memang menyebar hampir seluruh daerah ada kasus, dan itu kan mestinya bisa diselesaikan di masing-masing daerah tidak perlu sampai tingkat pusat. Tapi nanti akan kami evaluasi lah paling terakhir," kata Muhadjir.

Baca Juga: Dipanggil Kejagung Jadi Saksi Korupsi CPO, Airlangga: Ada Undangan Saya Akan Hadir

Load More