Publik belakangan dihebohkan dengan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus jual ginjal yang melibatkan seorang anggota Polres Bekasi Kota bernama Aipda M.
Ternyata, kasus ini juga memantik sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam menindak anggotanya yang terlibat dalam praktik ilegal.
Berikut adalah empat fakta unik terkait kasus ini, termasuk upaya merintangi penyidikan dan keterlibatan oknum pegawai Imigrasi lainnya.
1. Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Modus Jual Ginjal
Kasus ini melibatkan anggota Polres Bekasi Kota bernama Aipda M, yang diduga terlibat dalam sindikat perdagangan ginjal. Dia diduga menerima uang sebesar Rp 612 juta dari sindikat untuk menjalankan kegiatan ilegal ini.
2. Sikap Tegas Kapolri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa anggota polisi yang terlibat dalam tindak pidana akan diproses secara hukum tanpa ragu-ragu. Hal ini menunjukkan komitmen untuk memberantas praktik kriminal dalam institusi kepolisian.
3. Upaya Merintangi Penyidikan
Aipda M juga diduga berusaha merintangi penyidikan dengan menyuruh sindikat untuk membuang handphone dan berpindah-pindah tempat untuk mengelabui petugas. Tindakan ini menambah kompleksitas dalam proses investigasi kasus.
Baca Juga: Sinopsis Film Oppenheimer, Terungkap Sejarah Awal Mula Senjata Pembunuh Massal Diciptakan
4. Keterlibatan Pegawai Imigrasi
Selain Aipda M, kasus ini juga melibatkan oknum pegawai Imigrasi berinisial AH di Bali. AH diduga membantu meloloskan korban pada saat pemeriksaan Imigrasi dan menerima imbalan sekitar Rp 3 juta per orang yang diberangkatkan ke Kamboja.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ogah Dipanggil Kakek oleh Cucunya, Ahmad Dhani Kenalkan Sebutan Jiddi
-
Markas Judol Internasional di Jakarta Digerebek, 320 WNA Diamankan
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini