Motivator terkenal, Mario Teguh, angkat bicara mengenai tuduhan kasus penggelapan uang senilai Rp5 miliar yang baru-baru ini mencuat. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut adalah drama murahan yang penuh dengan kebohongan.
"Mohon maaf bahwa seminggu ini harus menikmati kepalsuan, kebohongan, fitnah, drama, bahkan drama kualitas rendah, palsu sekali. Ini benar-benar memalukan," ujar Mario Teguh di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (22/7/2023).
Motivator yang kini menyibukkan diri sebagai pembuat konten Youtube ini juga menyatakan bahwa ia tidak pernah menandatangani kontrak kerjasama sebagai brand ambassador produk kecantikan milik Sunyoto Indra Prayitno dan Syarah.
Oleh karena itu, ia merasa tidak pernah menerima uang sebesar Rp5 miliar seperti yang dituduhkan. Menurutnya, klaim tentang penggelapan uang miliaran rupiah adalah fitnah dan tidak berdasar.
"Apa pun yang terjadi, ini betul-betul sebuah fitnah, tidak berdasar, pembolak-balikan fakta," tegas Mario Teguh.
Dalam klarifikasinya, Mario Teguh juga menyatakan bahwa ia merasa sangat tidak masuk akal jika ada seseorang yang menunjuk dirinya sebagai brand ambassador kecantikan, terutama karena usianya yang kini sudah mencapai 67 tahun.
"Bagaimana bisa saya dituding jadi duta merek produk kecantikan. Kecerdasan seperti apa menuduhkan kepada saya, bahwa saya ini brand ambassador dari sebuah produk skin care," kata Mario Teguh seraya tertawa.
Demi memberikan klarifikasi kepada publik, Mario Teguh merasa perlu hadir untuk menjelaskan situasi ini. Tuduhan tersebut telah merugikan dirinya secara besar-besaran.
"Mohon maaf ya, sesabar-sabarnya saya, saya tidak bisa tenang ketika melihat bagaimana perilaku rendah moral seperti ini. Diduga hal seperti ini bukan satu-satunya, ini sesuatu yang berpola," ungkap Mario Teguh.
Baca Juga: Sule Repost Video Kebersamaan Adzam dengan Kakak-kakaknya: Walau Tak Lagi Sama dan Bersama
Sebagai informasi, Sunyoto Indra Prayitno telah melaporkan Mario Teguh dan istrinya, Linna Susanto atas dugaan penggelapan uang senilai Rp5 miliar di Polda Metro Jaya pada 19 Juni 2023.
Namun, Mario Teguh membantah tuduhan tersebut dan melalui kuasa hukumnya, ia telah melayangkan somasi kepada sang pengusaha agar meminta maaf dan mencabut laporan yang telah diajukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?