Ragil Mahardika belum lama ini mengutarakan keresahannya soal standar ganda masyarakat pada pria dan wanita jika membuat suatu konten.
Ia menyoroti konten sekelompok pria yang cosplay jadi ibu-ibu berdaster lengan pendek dan memakai hijab, kemudian berjoget cukup seksi.
Lewat video yang ia unggah di akun TikTok maupun Instagram pribadinya, Ragil Mahardika selama ini merasa penilaian masyarakat terhadap pelaku pria dan wanita amat berbeda.
Sebab dengan membuat konten yang sama, para wanita selalu ramai dihujat ketimbang pria. Padahal menurutnya, dua hal itu sama-sama mengecilkan agama.
"Terkadang aku ngerasa aneh aja. Kalau cewek yang cosplay pakai hijab, terus goyangannya seksi gitu, trus dia nggak pakai baju (lengan) tangan panjang, pasti habis dihujat," beber Ragil Mahardika, dikutip Kamis (27/7/2023).
"Tapi kalau laki-laki yang parodiin kayak gini, pakai jilbab, (lengan) tangan pendek, jogetnya juga seksi, malah dibilang lucu," sambung Ragil.
Ragil Mahardika menilai tidak ada yang salah dengan melakukan cosplay atau parodi untuk konten, hanya saja konten tersebut sebaiknya tidak melecehkan agama.
"Memang ga ada orang yang sempurna, tapi ada baiknya jangan sampai kita mengcosplay dan mengucilkan agama tertentu," lanjut Ragil.
Pria yang berdomisili di Jerman ini lantas mempertanyakan orang-orang yang hanya menghujat pihak wanita, tetapi tidak dengan lelaki. Karena menurutnya itu tidak adil.
Baca Juga: Catheez Nyablak Bilang Jijik dan 'Mencret' saat Bikin Konten di Angkringan, Netizen Langsung Hujat
"Jadi kalau kayak gini, ke mana ini orang-orang yang suka marah-marah kalau cewek-cewek pakai kerudung terus joget seksi," tutur Ragil.
"Ini double moral banget kan, ayo dong, kalo di sana dihujat yang begini juga dihujat dong, jangan pilih kasih ya temen-temen," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pemuda Betawi Pimpin PCNU Kota Tangerang, Sejak Kecil Ditempa di Pesantren
-
Warna Pintu Toko yang Baik Menurut Feng Shui agar Bisnis Lancar, Jangan Salah Pilih
-
Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Pulau Palue NTT
-
Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin
-
Enam Saksi Pihak Swasta Diperiksa Terkait Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah
-
Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Mendagri Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue
-
Ancaman Delisting WSKT Memang Jadi Risiko Restrukturisasi
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Skandal Suap BPK Meluas, KPK Endus Pengondisian Audit Tak Hanya di Muara Enim