/
Kamis, 27 Juli 2023 | 18:44 WIB
Arsenal saat melawan Barcelona. (Instagram)

Legenda hidup sekaligus pelatih kepala Barcelona, Xavi Hernandez, mengungkapkan kejutannya atas intensitas dan pelanggaran taktis yang ditunjukkan oleh Arsenal saat mengalahkan juara LaLiga dengan skor 5-3 dalam pertandingan persahabatan sepak bola di Los Angeles pada hari Rabu.

Robert Lewandowski dan Raphinha mencetak gol untuk memberi Barcelona keunggulan, tetapi Arsenal berhasil membalas dengan gol-gol dari Bukayo Saka, Kai Havertz, dan dua gol dari Leandro Trossard, yang membuat Barcelona kalah.

"Saya terkejut dengan intensitas pertandingan ini. Bagus untuk para penggemar, tetapi tidak begitu menyenangkan bagi para pelatih," ungkap Xavi dalam konferensi pers usai pertandingan, dikutip dari ESPN.

"Pertandingan ini naik turun. Kami bisa melihat bahwa Arsenal berada di bawah performa kami [di pramusim]. Namun demikian, kami juga kurang tajam dalam pertahanan," lanjut mantan pemain timnas Spanyol ini.

"Ada aspek positif dan negatif. Saya berbicara dengan Mikel Arteta setelah pertandingan, dan saya merasa pertandingan ini seakan-akan pertandingan Liga Champions dengan intensitas yang mereka tunjukkan."

"Intensitas seperti ini tidak lazim untuk ukuran pertandingan persahabatan, tapi saya mengerti bahwa semua orang ingin meraih kemenangan. Bagi kami, ini adalah pertandingan persahabatan pertama kami, dan banyak pemain kami masih mengalami masalah kesehatan."

Ketika ditanya tentang intensitas pertandingan yang luar biasa, Xavi menambahkan, "Itu bukan masalah kami, melainkan lebih pada Arsenal. Intensitas yang mereka tunjukkan tidak lazim untuk pertandingan persahabatan, terutama dalam hal pelanggaran taktis."

"Semua orang ingin berkompetisi, tetapi perlu diingat bahwa ini adalah pertandingan persahabatan. Mereka bermain dengan tingkat intensitas yang tinggi. Kami menganggap pertandingan ini serius, tetapi faktor kalahnya lebih disebabkan oleh perbedaan ritme dan tingkat ketajaman dalam bermain."

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, setuju bahwa pertandingan tersebut berlangsung sangat kompetitif, namun bukan hanya timnya yang berperan dalam intensitas tersebut.

Baca Juga: Dukungan Jokowi kepada Prabowo Subianto Makin Jelas, Kerap Kunker dan Bertemu di Istana

"Pertandingan persahabatan ini sangat kompetitif," ucap Arteta. 

"Sepakbola tergantung pada para pemain, dan setelah tekel pertama dari Barcelona dan gol pertama mereka, ritme permainan pun berubah," lanjut pelatih Arsenal tersebut.

"Bermain di depan 70.000 penonton tentu memberikan motivasi tambahan bagi pemain, namun terkadang saya merasa bahwa itu memang terlalu berlebihan untuk pertandingan persahabatan."

Load More