Pesepak bola wanita dari Timnas Putri Maroko, Ghizlane Chebbak tiba-tiba ajukan pertanyaan soal isu LGBT dalam sebuah sesi konferensi pers.
Seorang reporter dari BBC World Service mengajukan pertanyaan sensitif kepada Ghizlane Chebbak menjelang pertandingan melawan Jerman di Piala Dunia Wanita 2023.
Beruntungnya, moderator resmi dari FIFA segera menutup pertanyaan. Menurutnya pertanyaan itu terlalu politis dan tidak berkaitan langsung dengan pertandingan sepak bola.
Saat ini Piala Dunia Wanita 2023 telah mencuri perhatian para penggemar sepak bola di seluruh dunia. Sebagai seorang pesepak bola, Ghizlane Chebbak memiliki prestasi yang mengesankan dan kariernya di dunia sepak bola cukup menarik.
Perjalanan kariernya dimulai di Difaa Ain Sebaa dan terus menanjak hingga dia bermain untuk Rachad Bernoussi pada tahun 2006.
Selama kariernya, Ghizlane Chebbak menghabiskan sebagian besar waktunya bermain di dalam negeri.
Beberapa klub yang pernah diperkuatnya termasuk Raja Ain Harrouda (2007), Wydad AC (2008-2009), dan Raja CA (2009-2010).
Pesepak bola wanita dari Timnas Putri Maroko, Ghizlane Chebbak tiba-tiba ajukan pertanyaan soal isu LGBT dalam sebuah sesi konferensi pers.
Seorang reporter dari BBC World Service mengajukan pertanyaan sensitif kepada Ghizlane Chebbak menjelang pertandingan melawan Jerman di Piala Dunia Wanita 2023.
Baca Juga: Benarkan Ari Wibowo Sering ke Tempat Karaoke, Pengacara: Yang Penting Pulang Gak Mabuk
Beruntungnya, moderator resmi dari FIFA segera menutup pertanyaan. Menurutnya pertanyaan itu terlalu politis dan tidak berkaitan langsung dengan pertandingan sepak bola.
Saat ini Piala Dunia Wanita 2023 telah mencuri perhatian para penggemar sepak bola di seluruh dunia. Sebagai seorang pesepak bola, Ghizlane Chebbak memiliki prestasi yang mengesankan dan kariernya di dunia sepak bola cukup menarik.
Perjalanan kariernya dimulai di Difaa Ain Sebaa dan terus menanjak hingga dia bermain untuk Rachad Bernoussi pada tahun 2006.
Selama kariernya, Ghizlane Chebbak menghabiskan sebagian besar waktunya bermain di dalam negeri.
Beberapa klub yang pernah diperkuatnya termasuk Raja Ain Harrouda (2007), Wydad AC (2008-2009), dan Raja CA (2009-2010).
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Investasi Kebaikan yang Tidak Bisa Dihitung dengan Gaji: Catatan Seorang Guru PAUD
-
Berapa Harga Tiket Masuk Stone Garden? Intip Pesona dan Daya Tarik Unik Wisata di Bandung Barat
-
BI Tak Agresif Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Naik Hingga Akhir Juni Jadi Rp2.606 T
-
Diduga Akibat Alat Berat Dinas SDA, Jalan Cinta Pulogadung Amblas hingga Akibatkan 5 Rumah Retak
-
Film Shelter Membuktikan Jason Statham Bisa Berhenti Menjadi Mesin Pembunuh
-
4 Kipas Angin Portable Hembusan Kencang dan Tidak Berisik, Nyaman Dipakai Saat Bepergian
-
Rumor Dapat Peran James Bond Mencuat, Begini Respons Louis Partridge
-
Dompet Dhuafa Dukung Pembangunan Masjid Al Muttaqin sebagai Islamic Culture Center di Chiba, Jepang
-
Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA
-
Raja Juli Antoni Disebut Keliru, Amplop dari Bupati Kuansing Seharusnya Dilaporkan ke KPK