Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengatakan belum ada rencana dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melaporkan dugaan penghinaan yang dilakukan oleh akademisi Rocky Gerung.
Mahfud menuturkan laporan terhadap Rocky Gerung tersebut merupakan delik aduan. Yakni proses hukum baru bisa berjalan jika diadukan oleh pihak yang merasa dirugikan.
"Iya (termasuk delik aduan), oleh sebab itu saya juga sudah melihat, Pak Jokowi itu tidak mau mengadu," ujar Mahfud MD di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (2/8/2023)
Mantan Ketua MK itu lalu membandingkan sikap Presiden ke enam Susilo Bambang Yudhoyono dan Jokowi ketika sama-sama mendapatkan penghinaan. Mahfud menuturkan ketika itu SBY melaporkan Zaenal Ma'arif pada 2007 atas kasus pencemaran nama baik.
Selain Zaenal Ma'arif, Eggi Sudjana pernah dijebloskan ke penjara karena dianggap menghina SBY.
Perkara tersebut diproses karena SBY sendiri yang melaporkan.
Sementara Jokowi kata Mahfud belum ada rencana untuk memproses dugaan penghinaan oleh Rocky Gerung ke jalur hukum.
"Dulu Pak SBY dulu mengadu dan yang diadukan dihukum ya, dulu Zaenal Ma'arif itu Wakil Ketua DPR, Eggi Sudjana juga dihukum karena Pak SBY mau mengadu dan diproses, ini Pak Jokowi tidak mau mengadu," ucap Mahfud.
Lebih lanjut, Mahfud menyebut dirinya mendapat banyak pertanyaan terkait negara yang dianggap diam menyusul dugaan penghinaan yang dilakukan Rocky Gerung terhadap Jokowi.
Namun kata dia, hingga kini belum ada rencana dari pihak Istana untuk melaporkan ke jalur hukum terkait dugaan penghinaan yang dilakukan oleh Rocky Gerung.
"Oleh sebab itu, kita berharap ya banyak juga masukan kepada saya dari akademisi, aktivis, masak negara diam aja kepala negara dilecehkan dan sebagainya. Saya jawab ini delik aduan dan saya tanya lingkungan Istana belum ada rencana mengadukan," katanya.
Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak mau ambil pusing perihal dugaan penghinaan yang dilakukan pengamat politik dan akademisi Rocky Gerung terhadap dirinya.
Jokowi mengaku dirinya memilih fokus bekerja sebagai presiden dibanding menanggapi hinaan tersebut
"Itu hal-hal kecil lah. Saya kerja saja,"ujar Jokowi di Senayan Park, Jakarta, Rabu (2/8/2023).
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga enggan mengomentari lebih lanjut terkait hal itu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Terkini
-
Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!
-
Strategi BRI Jaga Stabilitas Perbankan di Era Ketidakpastian Geopolitik Global
-
Artis Legenda JAV Ditangkap Polisi karena Curi Roti Lapis Rp 31 Ribu
-
Hidup di Dunia, Hayat di Bumi
-
Libur Lebaran Untungkan UMKM, Timus Goreng Karanganyar hingga Nanas Subang Diburu Pemudik
-
Diduga Kurang Konsentrasi, Warga Kabupaten Bogor Tewas Tabrak Truk di Jalan Raya Dramaga
-
Netizen Malaysia Terbang ke Indonesia Demi Film Tunggu Aku Sukses Nanti, Ulasannya Viral
-
BRI Perkuat Prudential Banking Saat Risiko Geopolitik Global Meningkat
-
Lebih dari Sekadar Kopi: Menjelajah Sudut Baca Alternatif di Kopi Aloo Lokananta Solo
-
BRI Perkuat Manajemen Risiko Perbankan di Tengah Tekanan Geopolitik Global